Pengurus Masjidil Haram Tawarkan Pendidikan Bahasa Bagi Pengunjung Wanita

Ahad , 06 Mar 2022, 13:56 WIB Reporter :Imas Damayanti/ Redaktur : Muhammad Hafil
Pengurus Masjidil Haram Tawarkan Pendidikan Bahasa Bagi Pengunjung Wanita. Foto: Polisi wanita Saudi, Samar, yang baru-baru ini dikerahkan ke layanan, berdiri waspada di depan Kabah  di Masjidil Haram, selama ziarah haji tahunan, di kota suci Arab Saudi Mekah, Selasa, 20 Juli. 2021.
Pengurus Masjidil Haram Tawarkan Pendidikan Bahasa Bagi Pengunjung Wanita. Foto: Polisi wanita Saudi, Samar, yang baru-baru ini dikerahkan ke layanan, berdiri waspada di depan Kabah di Masjidil Haram, selama ziarah haji tahunan, di kota suci Arab Saudi Mekah, Selasa, 20 Juli. 2021.

IHRAM.CO.ID,JAKARTA – Badan Penerjemahan Bahasa dan Wanita yang dipimpin oleh Kepresidenan Umum untuk Urusan Masjid Haramain menawarkan pendidikan bahasa bagi pengunjung, Yakni terjemahan dari banyak kursus pendidikan dan program kesadaran untuk pengunjung wanita di Masjid Al-Haram, Makkah.

 

Terkait

Dilansir di Arab News, Ahad (6/3), hal ini juga memberikan pendidikan agama kepada wanita yang baru saja masuk Islam, bersama dengan terjemahan publikasi administrasi. Badan ini bertanggung jawab untuk mengorganisir lingkaran pendidikan dalam berbagai bahasa untuk pengunjung wanita dan peziarah di Masjidil Haram, bersama dengan memberi mereka bimbingan agama dan tata ruang.

Baca Juga

Pada tahun 2021, agensi tersebut mengadakan lebih dari 2.500 lingkaran pendidikan dalam banyak bahasa internasional. Termasuk bahasa Uzbekistan, Persia, Inggris, Prancis, Urdu, dan Turki serta menawarkan 3.597 layanan bimbingan agama dan spasial untuk pengunjung wanita di Masjidil Haram.

Badan ini juga menyediakan terjemahan materi pendidikan dan pamflet. Selain itu badan ini juga mendistribusikan barcode melalui gawai bagi orang-orang untuk mendengarkan siaran langsung khutbah pada hari Jumat melalui frekuensi radio di dalam Masjidil Haram dengan bantuan gugus tugas yang menjelaskan cara menggunakan layanan ini.

Sepanjang tahun, badan tersebut meluncurkan beberapa inisiatif yang bertujuan untuk meningkatkan outputnya. Termasuk inisiatif yang bertujuan untuk memperjelas konsep haji dan umrah, dan beberapa ketentuan wanita tentang haji dan umrah dalam bahasa yang berbeda.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini