Senin 14 Mar 2022 10:34 WIB

Universitas Teheran Berikan 100 Beasiswa untuk Muslim

Penerima beasiswa adalah mahasiswa tingkat master dan doktoral ilmu dasar.

Rep: Zahrotul Oktaviani/ Red: Ani Nursalikah
Beasiswa (ilustrasi). Universitas Teheran Berikan 100 Beasiswa untuk Muslim
Foto: PxHere
Beasiswa (ilustrasi). Universitas Teheran Berikan 100 Beasiswa untuk Muslim

IHRAM.CO.ID, TEHERAN -- Universitas Shahid Beheshti Teheran menyebut akan memberikan beasiswa bagi 100 siswa berbakat dunia Islam. Rektor universitas tersebut, Sa'dollah Nasiri, menyebut mereka yang mendapat bantuan biaya ini adalah mahasiswa yang belajar di universitas-universitas Iran di tingkat master dan doktoral dalam ilmu-ilmu dasar.

Pernyataan tersebut ia sampaikan dalam upacara pembukaan Tahun Internasional Ilmu Dasar, Rabu (9/3/2022). Dalam sesi ke-76 Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa 2 Desember lalu, perayaan ini dimaksudkan untuk menekankan penerapan ilmu-ilmu dasar sangat penting, dalam kemajuan bidang kedokteran, industri, pertanian, sumber daya air, perencanaan energi, lingkungan, komunikasi, dan budaya.

Baca Juga

"Pada kesempatan ini, diputuskan memberikan 100 kapasitas rekrutmen pasca doktoral atau kesempatan studi ilmu dasar, kepada lulusan doktor atau fakultas negara tetangga dan Islam, untuk menempatkan penelitian dalam agenda di bawah pengawasan profesor terkemuka negara itu," ujar Nasiri, dikutip di Tehran Times, Kamis (10/3/2022).

Dia melanjutkan peringatan ulang tahun Abu Rayhan al-Biruni pada 4 Maret diusulkan untuk disetujui sebagai hari ilmu dasar nasional dalam kalender Iran. Abu Rayhan Muhammad ibn Ahmad al-Biruni atau yang umumnya dikenal sebagai al-Biruni adalah seorang sarjana dan polymath Iran Khwarazmian selama Zaman Keemasan Islam. Dia telah disebut berbagai pendiri Indologi, Bapak Perbandingan Agama, Bapak geodesi modern, serta antropolog pertama.

Menteri luar negeri Iran mengatakan lebih dari 520 ribu mahasiswa asing di Iran belajar secara gratis. Vaksinasi bagi pencari suaka Afghanistan telah dipertimbangkan dan diambil setara dengan vaksinasi warga negara Iran.

Sekitar 57.675 mahasiswa dari 133 negara sedang belajar di universitas-universitas Iran. Di antara mereka, banyak yang telah kembali ke negara asalnya mengingat pecahnya pandemi Covid-19.

Sekitar 30.600 dari seluruh siswa belajar di universitas yang berafiliasi dengan Kementerian Ilmu Pengetahuan. Sementara, 25 ribu lainnya menerima pendidikan di Universitas Azad, serta sekitar 2.000 di universitas kedokteran.

Sebanyak 57 persen siswa internasional belajar untuk gelar master, 27 persen untuk gelar sarjana, 15 persen untuk gelar Ph.D. Sedangkan satu persen sisanya belajar di tingkat lain.

Hukum, sastra Persia, serta teknik komputer adalah tiga bidang studi teratas untuk mahasiswa asing di Iran. Sementara jurusan teknik sipil, manajemen bisnis, ilmu politik, bahasa dan sastra Inggris, ilmu Quran dan hadits, hubungan internasional, teknik elektro, dan jurusan lainnya mencatat jumlah siswa non-Iran tertinggi.

https://www.tehrantimes.com/news/470878/100-scholarships-to-be-awarded-to-Muslim-students

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement