Sabtu 19 Mar 2022 20:00 WIB

Gagassan Kiai Hasyim Muzadi di Tingkat Internasional

Gagasan rahmatan lil alamin tersebut tidak hanya ingin diwujudkan di Indonesia

Rep: Muhyiddin/ Red: Agung Sasongko
Buku biografi KH. Hasyim Muzadi dipajang saat kegiatan bedah buku pada acara Islamic Book Fair 2018 di Jakarta Convention Center, Jakarta, Jumat (20/4).
Foto:

Sebagai pembicara seminar, Duta Besar RI untuk Arab Saudi, Abdul Aziz Ahmad juga mengungkapkan kiprah Kiai Hasyim Muzadi di kancah Internasional. Menurut dia, Kiai Hasyim sudah berperan di dunia Itnernasional sejak menjadi aktivis muda NU.

“Kiprah internasional Pak Hasyim yang saya pahami antara lain, misalnya pernah bersama-sama di Internasional Youth Camp di Mesir pada 1988. Jadi, pada waktu itu beliau menjadi aktivis salah satu ketua PP Pemuda Ansor,” ucap Abdul Aziz.

Dia pun menceritakan pengalamannya bersama Kiai Hasyim saat mengikuti pertemuan pemuda tingkat internasional tersebut. Menurut dia, saat itu ada 126 peserta yang hadir dalam acara tersebut untuk mewakili negaranya masing-masing. Dalam pertemuan itu, kata dia, Kiai Hasyim juga memperlihatkan kemampuannya sebagai pelobi ulung.

“Saya melihat sosok Pak Hasyim adalah soosk aktivis yang menjadi Ketum PBNU dari bawah. Beliau lah sebetulnya hasil dari kaderisasi NU secara berjenjang sampai dua kali terpilih sebagai Ketum,” kata mantan Aktivis PMII ini.

Menurut dia, salah satu legasi dari Kiai Hasyim adalah upaya untuk internasionalisasi moderasi NU melalui pembentukan Pengurus Cabang Istimewa (PCI) NU. “Karena itu, kami berharap PCI NU itu dipimpin oleh tokoh yang bsia memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap pengembangan moderasi NU,” ujar Abdul Aziz.

Dia pun mengingatkan gagasan penting Kiai Hasyim di kancah internasional. Menurut Abdul Aziz, Kiai Hasyim merupakan seorang ulama yang menghendaki agar paham Islam Aswaja ala An Nahdliyah dapat menjadi sumbangan terhadap dunia internasional. Karena, pada saat itu di dunia internasional diwarnai dengan kekeringan spiritualitas.

“Nah, kekeringan spiritualitas ini lah yang akan diisi oleh Pak Hasyim di tingkat internasional. Mudah-mudahan dengan cara begitu maka Islam dapat memberikan kontribusi yang lebih besar sebagaimana yang diharapkan oleh ajarannya,” jelas dia.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement