Inovasi Anyar Vakum Pintar untuk Bersihkan Ka'bah

Selasa , 05 Apr 2022, 18:30 WIB Reporter :Zahrotul Oktaviani/ Redaktur : Muhammad Hafil
Lima robot penyedot debu membersihkan dan mensterilkan atas Kabah di Masjidil Haram, Makkah, Senin (3/4/2022).
Lima robot penyedot debu membersihkan dan mensterilkan atas Kabah di Masjidil Haram, Makkah, Senin (3/4/2022).

IHRAM.CO.ID, MAKKAH -- Kepresidenan Umum Urusan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi baru-baru ini mengalokasikan lima sapu pintar untuk membersihkan dan mendisinfeksi permukaan Ka'bah. Itu dapat mencuci dan membersihkannya dalam waktu 20 menit.

 

Terkait

Wakil Sekretaris Jenderal untuk Layanan, Urusan Lapangan dan Perlindungan Lingkungan di Kepresidenan Umum mengumumkan modernisasi vakum pintar untuk mendisinfeksi permukaan Ka'bah. Ini beroperasi baik secara manual dan melalui aplikasi, menggunakan teknik pembersihan terbaru.

Baca Juga

"Vakum pintar membutuhkan waktu hingga empat jam untuk mengisi daya dan baterainya bertahan selama tiga jam terus menerus," kata wakil sekretaris jenderal untuk layanan dan urusan lapangan dan penyelidikan perlindungan lingkungan, Mohammed Al-Jabri dilansir dari laman Arab News pada Selasa (5/4).

Dia mengatakan, vakum pintar mencakup area seluas 180 meter persegi dalam tiga jam. Itu juga dilengkapi dengan penyedot debu hibrida dan pel yang berjalan pada teknologi pemetaan kecerdasan buatan.

“Perangkat dan teknologi modern ini bertujuan untuk menjaga kualitas marmer, menghilangkan kotoran dan menyucikan Ka'bah pada khususnya dan Masjidil Haram pada umumnya,” kata Al-Jabri.

 “Agensi ingin menyediakan teknologi terbaru untuk memurnikan Rumah Suci Tuhan, teknologi ini akan berkontribusi untuk mempercepat kinerja tugas. Semua karyawan adalah spesialis dan terlatih untuk melayani Rumah Suci dan pengunjungnya," lanjutnya.

Wakil sekretaris jenderal untuk layanan, urusan lapangan dan perlindungan lingkungan mendisinfeksi permukaan Ka'bah dengan bantuan tim khusus Saudi. Operasi pembersihan dibagi menjadi beberapa tahap, yang pertama menyapu dengan kain basah permukaan Ka'bah, menghilangkan debu dan kotoran burung, kemudian menyeka seluruh permukaan, pemegang Kiswah, dinding, dan dinding di sebelah pintu atap Ka'bah dari luar.

Alat-alat modern yang disediakan oleh Kepresidenan Umum digunakan setelah itu untuk mencuci, membilas, dan menyedot. Permukaan kemudian disemprot dengan air dan dilap sekali lagi.  Kemudian sampai pada tahap pengeringan, dan terakhir penyemprotan dengan air mawar alami.

Proses pembersihan biasanya selesai dalam waktu 20 menit. Ini menggunakan bantuan spesialis yang terlatih untuk melayani Rumah Suci dan pengunjungnya.

“Layanan dan upaya badan tersebut sejalan dengan tindak lanjut dan bimbingan dari Presiden Umum Urusan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi Sheikh Abdulrahman Al-Sudais, yang kami ambil sebagai cahaya penuntun kami, dan sesuai dengan aspirasi kepemimpinan yang bijaksana,” kata Al-Jabri.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini