Jumat 08 Apr 2022 15:57 WIB

Masjid Nabawi Disemprot Wewangian Sebanyak 22 Kali Setiap Hari

Arab Saudi menjaga kenyamanan jamaah di Masjid Nabawi

Rep: Mabruroh, Zahrotul Oktaviani/ Red: Nashih Nashrullah
Ilustrasi Masjid Nabawi. Arab Saudi menjaga kenyamanan jamaah di Masjid Nabawi
Foto: Infografis Republika
Ilustrasi Masjid Nabawi. Arab Saudi menjaga kenyamanan jamaah di Masjid Nabawi

IHRAM.CO.ID, RIYADH — Masjid Nabawi di Madinah diberikan diharumkan dengan wewangian berkualitas tinggi. Selama Ramadhan ini, wewangian diberikan sebanyak 20 kali dalam satu hari.  

 

Baca Juga

“Masjid Nabawi di Madinah diberi wewangian lebih dari 20 kali sehari dengan wewangian dan parfume terbaik selama Ramadhan untuk memastikan suasana spiritual bagi jamaah,” ujar Kepala Departemen Wewangian di Masjid Nabawi Omar bin kata Abdulaziz Al-Hindi, dilansir dari Arab News, Jumat (8/4/2022). 

 

 

Islam sangat mementingkan kebersihan dan wewangian, khususnya di dalam masjid dan rumah bahkan jika memungkinkan menggunakan wewangian yang mewah. Wewangian tersebut digunakan terutama pada acara-acara khusus seperti Ramadhan dan Idul Fitri. 

 

Sebanyak 700 gram oud terbaik digunakan untuk wewangian masjid di siang hari. Kemudian jamaah juga ditawari minyak oud dan musk dan wewangian lainnya antara sholat Maghrib dan Isya yang dengannya mereka dapat mengharumkan diri. 

 

Pemberian wewangian ini biasa diberikan secara rurin pada moment-moment tertentu. Misalnya Ramadhan, hari haji dan hari jumat. Pemberian wewangian ini bukan saja di Masjid Nabawi, tetapi di Masjidil Haram pun berlaku demikian.    

 

Arab Saudi telah memanfaatkan teknologi yang sangat canggih untuk memberikan fasilitas dan layanan terbaik bagi para peziarah dan jamaah di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi. 

 

Seperti dilansir Saudi Gazette pada Jumat (8/4/2022) fasilitas ini termasuk dua stasiun pendingin udara terbesar di dunia yang dipasang di Masjidil Haram untuk memastikan jamaah melakukan ibadah dalam suasana sejuk dan segar di dalam masjid. 

 

Selain itu stasiun pendingin udara tersebut berperan dalam menjernihkan udara serta melembutkan dan mendinginkan suasana di Masjidil Haram terutama selama bulan suci Ramadhan yang merupakan puncak musim umroh.

 

Kepresidenan Umum untuk Urusan Dua Masjid Suci berusaha untuk memastikan udara segar di dalam Masjidil Haram menggunakan teknologi pemurnian udara sinar ultraviolet.

Kepresidenan membersihkan pendingin udara di dalam Masjidil Haram sembilan kali sehari, sebelum melepaskan udara yang dirawat dengan baik ke dalam masjid. 

 

Proses penyaringan udara yang menjamin kemurnian udara 100 persen dilakukan dalam tiga tahap, yaitu memindahkan udara ke filter menggunakan kipas, menangkap polutan dan partikel, dan kemudian mendorong udara bersih kembali ke luar. 

 

 

Sumber: arabnews  

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement