Penyelenggara Umroh Diminta Waspada Tiket Bodong

Ahad , 24 Apr 2022, 10:40 WIB Reporter :Ali Yusuf/ Redaktur : Muhammad Hafil
 Penyelenggara Umroh Diminta Waspada Tiket Bodong. Foto:  Umroh (ilustrasi)
Penyelenggara Umroh Diminta Waspada Tiket Bodong. Foto: Umroh (ilustrasi)

IHRAM.CO.ID,JAKARTA--Dewan Pimpinan Pusat Afiliasi Mandiri Penyelenggara Urmoh Haji (DPP Ampuh) mengimbau kepada anggotanya untuk tetap hati-hati dalam membeli tiket bus, hotel dan tiket pesawat. Pada musim ini banyak menawarkan tiket pesawat dan hotel kosong demi mencari keuntungan yang tak halal.

 

Terkait

"Mengingatkan kembali kepada teman-teman penyelenggara umroh untuk hati-hati dalam memesan hotel, memesan tiket pesawat, layanan bis selama ibadah di Makkah dan Madinah," kata Sekjen Ampuh Tri Winarto saat dihubungi Republika belum lama ini.

Baca Juga

Menurutnya sudah banyak sekali informasi yang tersebar di masing-masing komunitas, bahwa banyak yang menjual tiket-tiket kosong. Untuk itu para penyelenggara perjalanan ibadah umroh (PPIU) khususnya anggota Ampuh harus  waspada melakukan transaksi perjalanan ibadah umroh ini.

"Sebab apa banyak kita temui beberapa kasus ketidakpastian terhadap yang sudah dipesan oleh travel terkait dengan layanan hotel, layanan bus yang seringkali kosong tidak seperti yang diharapkan," katanya.

Tri mengatakan bahwa tiket yang dikeluarkan masing-masing maskapai sampai akhir Syawal sudah habis terjual diborong agen-agen tiketing. Untuk itu jika ada yang menawarkan paket di bulan tersebut tidak perlu dibeli.

"Belum lagi terkait dengan persoalan pemesanan tiket, sebagaimana kita ketahui tiket-tiket yang dikeluarkan Airlain sampai akhir Syawal semuanya habis terjual diambil oleh agen-agen," katanya.

Tri menuturkan, biasanya yang terjadi di lapangan tiket-tiket kosong itu disebar dari tangan pertama sampai tangan ketiga dan seterusnya. Namun tiket yang ditawarkan mereka itu kosong tidak ada jadwal penerbangan, ketersediaan hotel maupun bus transportasi selama di Saudi.

"Namun tak jarang tiket-tiket yang dishare itu adalah tiket-tiket yang sebenarnya tidak ada atau kosong," katanya.

Di sinilah awal persoalan muncul dan terjadi banyak jamaah oleh PPIU pada akhirnya tidak bisa diberangkatkan ke Tanah Suci. Dan banyak sekali akhirnya teman-temen penyelenggara umroh yang tertipu dalam hal ini.

Oleh karena itu di DPP Ampuh mengingatkan kembali kepada semua teman PPIU untuk berhati-hati. PPIU harus selalu memastikan bahwa tiket untuk pesawat, hotel dan transportasi di Arab Saudi bukan bodong sehingga pada saatnya bisa digunakan oleh jamaah. 

"Harus dicek dan waspada, jangan tergiur dengan harga murah dari tiket yang di share di grup yang pada akhirnya tidak ada kenyataannya," katanya.

Setiap penyelenggara harus memastikan jadwal keberangkatan jamaah itu valid sesuai dengan tiket yang dipesan titik jangan sampai jamaah sudah dijadwalkan akhirnya tidak bisa diterbangkan ke tanah suci karena masalah tiket kosong.

"Sementara PPIU sudah  memastikan itu kepada calon jamaah," katanya.

 

 

 

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini