Kondisi Geografis di Makkah

Senin , 09 May 2022, 06:52 WIB Reporter :Ali Yusuf/ Redaktur : Muhammad Hafil
Kondisi Geografis di Makkah. Foto: Kapal yang membawa jamaah haji berangkat ke Makkah pada tempo dulu.
Kondisi Geografis di Makkah. Foto: Kapal yang membawa jamaah haji berangkat ke Makkah pada tempo dulu.

IHRAM.CO.ID,JAKARTA--Provinsi Makkah Al Mukarramah merupakan salah satu wilayah administratif di Karajaan Arab Saudi yang mencakup beberapa kota di dalamnya.

 

Terkait

Pusat pemerintahan terletak di Kota Makkah dan Madinah. KH Mudatsir Muslim dalam bukunya "Panduan Perjalanan Kota Makkah dan Madinah" mengatakan, Kota Makkah Al-Mukarramah disebut juga dengan Ummul Qura (pusat kota) terletak di sebelah barat Kerajaan Arab Saudi. Daerah ini dianggap memiliki struktur geologi yang sangat rumit.

Baca Juga

"Kota Makkah berada di ketinggian lebih dari 300 meter di atas permukaan laut," katanya.

Secara geografis, kota Makkah terletak sekitar 600 km sebelah selatan kota Madinah, kurang lebih 200 km sebelah timurlaut kota Jeddah. Kota ini merupakan lembah sempit yang dikelilingi gunung-gunung, dengan bangunan Ka'bah sebagai pusatnya. 

"Ada dua gunung yang mengelilingi kota Makkah, yaitu Gunung Abu Qubais dan Gunung Qa'qa'an," katanya.

Luas pemukiman Kota Makkah mencapai sekitar 6,5 hektar. Kota ini merupakan kota berpenduduk terbanyak ketiga di Arab Saudi.Jalan utama menuju Makkah dari arah barat yaitu melalui Kota Jeddah sejauh 75 km. 

Hampir sama dengan jarak jalan tol Jakarta-Bogor (Jagorawi), dapat ditempuh kurang dari satu jam perjalanan. Jalur jalan Jeddah-Mekkah merupakan jalan baru dan terasa lebih halus ketimbang jalan tol Jagorawi.  

"Sedangkan jalan lama Jeddah-Makkah via Hudaibiyah berjarak sekitar 80 km. Di kawasan jalur jalan lama ini, sekarang dikembangkan sebagal daerah peternakan unta dan domba," katanya.

Jeddah merupakan pintu gerbang Makkah dari laut maupun udara. Dari arah tenggara, Makkah dibatasi oleh Thaif di atas ketingglan Pegunungan Hijaz yang berjarak sekitar 80 km. Sementara di sebelah utara,terdapat Kota Madinah yang berjarak sekitar 430 km.

KH Mudatsir mengatakan, untuk menuju Makkah, terdapat tiga pintu masuk berupa replika rehal Alquran.

Pertama, Pintu Ma'la. Pintu ini dikenal dengan nama Al-Hujun, yaitu jalan yang searah dengan kuburan orang-orang saleh yang berada di daerah Hujun. Sesuai dengan namanya, pintu masuk ini merupakan pintu yang lokasinya lebih tinggi. 

Kedua, pintu Misfalah, Pintu ini berasal dari arah selatan, melewati kampung Al-Husainiyah, yaitu perkampungan yang dekat dengan Makkah. Sesuai dangan namanya, pintu dari arah ini dikenal dengan pintu masuk yang paling rendah. 

Ketiga, Pintu Syubaikah.Pintu ini dari arah Tan'im, yaitu tempat dimulainya ihram bagi mereka yang hendak melakukan umrah. Pintu ini juga merupakan jalur menuju Makkah dan Jeddah.

Dari aspek geologis, Kota Makkah terletak dalam formasi Perisai Arab yang terbentuk dari bebatuan dasar kuno yang membentuk sebagian pegunungan yang mengelilingi kota. Gunung-gunung ini menutupi sebagian besar Kota Makkah, sisanya ditutupi oleh beberapa lembah. 

Umumnya, lembah ini mengikuti pergerakan belahan dan rekahan-rekahan yang terjadi pada Perisai Arab ini selama kurun waktu yang sangat lama pada masa lampau. Makkah dianggap beriklim transisi, antara pengaruh iklim laut tengah dan iklim musim. 

Tingkat suhu berbeda dari satu musim ke musim lainnya titik di musim panas suhunya dapat mencapai 48 derajat Celcius. Sedangkan di musim dingin mencapai 18 derajat celcius.

Adapun hujan yang turun di kota Mekah merupakan hujan gunung. Intensitas hujan ini biasanya tidak beraturan baik volume maupun waktunya.

Sebelum melakukan perjalanan ke tanah suci Makkah, sebaiknya kita menyiapkan perlengkapan untuk menghadapi cuaca ekstrim. Jika musim panas, bawalah pakaian yang menyerap keringat. Bisa dipilih pakaian yang berbahan katun. 

"Jika anda berangkat haji pada musim dingin, maka sebaiknya anda menyiapkan baju hangat ekstra untuk menjaga kondisi tubuh dari terpaan hawa dingin," katanya.

 

 

 

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini