Jamaah Disarankan Menggunakan Masker dengan Baik

Kamis , 16 Jun 2022, 10:37 WIB Redaktur : Muhammad Subarkah
Jmaah haki tetap bermasker: Jamaah haji Indonesia gelombang 1 usai menunaikan ibadah sholat Zuhur berjamaah di Masjid Nabawi, Selasa (14/6).. Jamaah tetap mengenakan masker demi mencegah penularan virus Covid-19.
Jmaah haki tetap bermasker: Jamaah haji Indonesia gelombang 1 usai menunaikan ibadah sholat Zuhur berjamaah di Masjid Nabawi, Selasa (14/6).. Jamaah tetap mengenakan masker demi mencegah penularan virus Covid-19.

IHRAM.CO.ID, MADINAH -- Pemerintah Arab Saudi sudah tidak mewajibkan masyarakatnya dan pengunjung ke dua masjid suci memakai masker. Meski demikian jamaah haji, disarankan tetap menggunakan masker dengan baik demi terhindar dari segala penyakit.

 

Terkait

"Gunakan masker dengan baik dan benar, masker harus menutupi pangkal hidung dan seluruh mulut. Serta jika terkena cairan, segera diganti karena membran masker bisa tidak berfungsi dengan baik lagi," kata dr Andi Yanti spesialis paru, PPIH Arab Saudi, seperti dilaporkan Republika, Kamis (16/6).

 

Andi menyampaikan, jika jamaah haji tidak menggunakan masker dengan baik dan benar, maka bakteri, khususnya virus penyebab Covid-19 ( SARS Cov-2) dapat lolos masuk ke saluran pernapasan. Dan jamaah bisa terpapar Covid-19.

 

"Disamping itu diharapakan penggantian masker secara berkala minimal 6-8 jam atau jika dirasa sudah kotor," katanya.

 

Selain itu Andi menyarankan jamaah agar selalu mencuci tangan dengan sabun atau membawa hand sanitiser di dalam tas. Apa bila sudah menyentuh barang di tempat umum, maka tangan harus segera dibersihkan.

 

"Cuci tangan sebelum tangan menyentuh hidung atau area mulut yang bisa jadi sarana untuk virus masuk kedalam saluran pernapasan dan menimbulkan infeksi Covid-19," katanya.

 

Andi menyarankan agar jamaah sering berwudhu selama melaksanakan ibadah haji. Karena kata dia, berwudhu sebenarnya merupakan tehik pembersihan diri yang paling optimal. 

 

"Dengan sering berwudhu dapat terhindar dari infeksi Covid-19, Masya Allah," katanya.

 

Andi mengatakan, menjaga jarak sangat sulit selama proses ibadah haji. Akan tetapi jamaah haji bisa optimalkan dengan menghindari kerumunan. Terutama jika ada jamaah lain yang batuk atau bersin.

 

Ali Yusuf

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini