Alasan Haji Menjadi Perjalanan Penyembuhan Spiritual dan Sosial

Senin , 20 Jun 2022, 06:05 WIB Reporter :Amri Amrullah/ Redaktur : Ani Nursalikah
Foto udara saat jamaah haji dari berbagai negara  memadati Jabal Rahmah saat berwukuf di Padang Arafah, Makkah, Arab Saudi. Foto diambil sebelum pandemi. Alasan Haji Menjadi Perjalanan Penyembuhan Spiritual dan Sosial
Foto udara saat jamaah haji dari berbagai negara memadati Jabal Rahmah saat berwukuf di Padang Arafah, Makkah, Arab Saudi. Foto diambil sebelum pandemi. Alasan Haji Menjadi Perjalanan Penyembuhan Spiritual dan Sosial

Contoh Ketabahan

 

Terkait

Haji juga merupakan contoh ketabahan ketika seseorang telah memilih kebenaran yang benar. Peziarah dalam ritual mereka mengingat Siti Hajar, ketika Nabi Ibrahim SAW meninggalkannya di lembah kering di mana kota Makkah berdiri. Siti Hajar, sendirian dengan anaknya Ismail.

Saat itulah dia bertanya kepadanya, "Apakah Allah yang memerintahkanmu untuk ini?" Dia menjawab, “Ya.” Dia hanya mengatakan apa artinya, “Kalau begitu Dia tidak akan membuat kita tersesat.”

Kekuatan batin dan keyakinan teguh akan kemampuan dan pemeliharaan Tuhan bagi hamba-hamba-Nya yang menembus dan menguasai hatinya ini ditransmisikan ke hati setiap peziarah sepanjang ritual haji.

Setiap peziarah ingat dengan Siti Hajar, berlari naik turun di antara dua bukit Safa dan Marwah saat dia mencari setetes air untuk anaknya. Kemudian Allah memberinya pertolongan dan ketabahan-Nya dengan mengalirkan air Zamzam dari bawah kaki anaknya.

Jadi, penegasan keyakinan yang terjadi di dalam hati para peziarah selama ibadah wajib ini adalah karunia ilahi dari Tuhan sendiri. Dia telah mengatakan dalam Alquran apa artinya:

"Allah meneguhkan orang-orang yang beriman dengan perkataan yang teguh dalam kehidupan dunia dan akhirat, dan Allah menyesatkan orang-orang yang zalim. Dan Allah melakukan apa yang Dia kehendaki." (Alquran 14:27)

Dan, dalam ritual ibadah wajib ini kita melihat umat Islam mengangkat tangan mereka dengan rendah hati memohon kepada Allah SWT untuk memberi mereka kebutuhan mereka dalam hidup ini. Jadi, jika mereka kaya mereka ingat kekayaan mereka adalah pemberian dari Allah.