Arab Saudi Cabut Pembatasan Perjalanan Covid-19 ke Empat Negara

Selasa , 21 Jun 2022, 19:14 WIB Reporter :mgrol135/ Redaktur : Ani Nursalikah
Petugas mengukur suhu penumpang di Bandara Internasional Riyadh, Arab Saudi. Arab Saudi Cabut Pembatasan Perjalanan Covid-19 ke Empat Negara
Petugas mengukur suhu penumpang di Bandara Internasional Riyadh, Arab Saudi. Arab Saudi Cabut Pembatasan Perjalanan Covid-19 ke Empat Negara

IHRAM.CO.ID, RIYADH -- Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi mencabut pembatasan perjalanan virus corona pada warga yang pergi ke Turki, India, Ethiopia, dan Vietnam, Senin (20/6/2022). Kementerian Dalam Negeri mengumumkan hal itu melalui Twitter.

 

Terkait

 

Baca Juga

Dilansir Arab News, Senin (20/6/2022), menurut pernyataan itu, keputusan itu dibuat berdasarkan situasi epidemiologis di negara-negara tertentu serta komentar dari otoritas kesehatan tentang situasi epidemiologis di seluruh dunia.

 

Arab Saudi mencabut larangan warga Saudi bepergian langsung atau tidak langsung ke Indonesia pada 7 Juni 2022. Mereka melarang warganya bepergian ke Indonesia Juli lalu karena pandemi dan penyebaran varian baru Covid-19.

 

Direktorat Jenderal Paspor kementerian sebelumnya mengatakan orang Saudi dilarang bepergian karena kasus Covid-19 pada 15 negara, yakni Lebanon, Suriah, Turki, Iran, Afghanistan, India, Yaman, Somalia, Ethiopia, Republik Demokratik Kongo, Libya, Vietnam, Armenia, Belarusia, dan Venezuela.

 

Pekan lalu, Arab Saudi mengumumkan pencabutan langkah-langkah Covid-19, termasuk persyaratan memakai masker wajah di ruang tertutup. Orang-orang tidak lagi diharuskan memakai masker di dalam ruangan, kecuali Masjidil Haram di Makkah dan Masjid Nabawi di Madinah.

Fasilitas kesehatan, acara publik, pesawat, dan transportasi umum yang ingin melakukan tindakan pencegahan juga dapat menjaga persyaratan untuk memakai masker. Bukti vaksinasi pada aplikasi Tawakkalna juga tidak diperlukan lagi untuk masuk ke dalam instansi, acara, kegiatan, pesawat, dan angkutan umum.

 

Orang yang ingin bepergian akan diminta mengambil dosis booster setelah delapan bulan, bukan tiga bulan. Namun, peraturan baru tidak berlaku untuk orang di bawah usia tertentu atau mereka yang dibebaskan dari vaksinasi oleh Kementerian Kesehatan.

https://www.arabnews.com/node/2107046/saudi-arabia

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini