Wali Kota Lepas Keberangkatan 249 Jamaah Haji Asal Tasikmalaya

Jumat , 01 Jul 2022, 22:58 WIB Reporter :Bayu Adji/ Redaktur : Muhammad Hafil
Jamaah calon haji antre masuk ke dalam bus saat pelepasan dan pemberangkatan jamaah haji kloter 43 di Gedung Dakwah Islamiyah, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Jumat (1/7/2022). Sebanyak 259 orang jamaah calon haji dari Kota Tasikmalaya diberangkatkan menuju Asrama Haji Embarkasi Bekasi dan diterbangkan ke Tanah Suci pada 2 Juli 2022 dini hari.
Jamaah calon haji antre masuk ke dalam bus saat pelepasan dan pemberangkatan jamaah haji kloter 43 di Gedung Dakwah Islamiyah, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Jumat (1/7/2022). Sebanyak 259 orang jamaah calon haji dari Kota Tasikmalaya diberangkatkan menuju Asrama Haji Embarkasi Bekasi dan diterbangkan ke Tanah Suci pada 2 Juli 2022 dini hari.

IHRAM.CO.ID,TASIKMALAYA -- Sebanyak 249 orang calon jamaah haji (calhaj) asal Kota Tasikmalaya dilepas keberangkatannya untuk menunaikan ibadah rukun Islam ke-5, di Gedung Dakwah Kota Tasikmalaya, Jumat (1/7/2022). Ratusan calhaj yang tergabung dalam kloter 43 itu akan meningap terlebih dahulu di Asrama Haji Embarkasi Bekasi, sebelum dijadwalkan berangkat ke Arab Saudi.

 

Terkait

Wali Kota Tasikmalaya, Muhammad Yusuf, mengaku bersyukur pelaksanaan ibadah haji pada tahun ini bisa dilakukan setelah selama dua tahun tak bisa dilaksanakan. Alhasil, para calhaj asal Kota Tasikmalaya bisa berangkat, meski kuota pada tahun ini masih dibatasi.

Baca Juga

"Alhamdulillah setelah dua tahun, Arab Saudi membuka celah untuk ibadah haji dari Indonesia," kata dia, usai melepas keberangkatan para calhaj, Jumat siang.

Ia menyebutkan, terdapat 309 calhaj asal Kota Tasikmalaya pada tahun ini. Keberangkatan para calhaj dibagi dalam dua kloter, yaitu kloter 42 dan kloter 43.

Sebanyak 60 calhaj yang tergabung dalam kloter 42 telah diberangkatkan dari Kota Tasikmalaya pada Kamis (30/6/2022) sore. Sementara sisanya, baru diberangkat pada Jumat siang.

Berdasarkan jadwal dari Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Tasikmalaya, calhaj yang tergabung dalam kloter 43 akan menginap di Asrama Haji Embarkasi Bekasi untuk satu malam. Para calhaj itu dijadwalkan berangkat ke Arab Saudi pada Sabtu sekitar pukul 20.50 WIB.

Yusuf mengingatkan pada calhaj untuk tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) selama berada di Arab Saudi. Sebab, saat ini pandemi Covid-19 belum sepenuhnya berakhir.

"Saya titip para calhaj untuk menjaga prokes dan kembali dengan selamat. Kami semua mendoakan para calhaj benar-benar melaksanakan ibadah dengan tertib," ujar dia.

Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya, Asep Hendra, mengatakan, pihaknya telah memberikan bimbingan kepada para calhaj untuk selalu menjaga kondisi kesehatannya. Apalagi, berdasarkan laporan yang telah dirilis oleh Pusat Kesehatan Haji Kementerian Kesehatan (Kemenkes), cuaca di Arab Saudi akan panas selama pelaksanaan ibadah haji.

"Kami sudah sarankan para calhaj menggunakan payung dan kacamata hitam," kata dia.

Selain itu, Asep menambahkan, para calhaj harus banyak minum air putih, meski belum haus. Pola makan para calhaj juga harus selalu dijaga, sesuai yang disediakan petugas.

"Para calhaj juga harus menjaga istirahat. Beribadah fokus pada rukun wajib, supaya saat proses ibadah haji kondisi tetap fit," kata dia.

Ihwal antisipasi adanya calhaj yang terpapar Covid-19, Asep mengatakan, pihaknya telah melakukan tes swab PCR kepada seluruh calhaj. Hasilnya, seluruh calhaj dinyatakan negatif.

Menurut dia, seluruh calhaj asal Kota Tasikmalaya juga telah menjalani vaksinasi dosis ketiga (booster). "Kami juga terus ingatkan selama di sana mereka harus tetap gunakan masker, cuci tangan, dan jaga jarak," ujar dia.

Sebelumnya, Kepala Kantor Kemenag Kota Tasikmalaya, Mohammad Ali Abdul Latief, mengatakan, pada tahun ini Kota Tasikmalaya mendapat kuota sebanyak 309 orang. Namun, pemberangkatan calhaj asal Kota Tasikmalaya harus dibagi menjadi dua kloter.

Ia mengungkapkan, semula calhaj asal Kota Tasikmalaya akan diberangkatkan dalam satu kloter. Namun, informasi berdasarkan informasi terkahir, keberangkatan calhaj asal Kota Tasikmalaya dibagi menjadi dua kloter. Alhasil, Kantor Kemenag Kota Tasikmalaya harus kembali mengatur ulang persiapan para calhaj yang akan berangkat.

Menurut Ali, kewenangan pembagian kloter sepenuhnya menjadi tanggung jawab PPIH Embarkasi. "Karena pemberangkatan merupakan PPIH Embarkasi. Mereka kan menghitung slot kloter," kata dia.

Kendati demikian, Ali mengatakan, tak ada kendala berarti dalam pemberangkatan calhaj asal Kota Tasikmalaya pada tahun ini, baik dari proses pembuatan paspor, visa, kesehatan, maupun segala macam persiapan lainnya. Seluruh calhaj juga semua dinyatakan sehat dan telah menjalani tes swab PCR.

"Seluruhnya dinyatakan negatif Covid-19," kata dia.

 

 

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini