Laila Ikram, Hakim Beragama Islam Pertama di Arizona AS

Jumat , 01 Jul 2022, 21:00 WIB Reporter :Umar Mukhtar/ Redaktur : Agung Sasongko
Hakim pertama dalam sejarah Arizona, Amerika Serikat yang beragama Islam dilantik pada Senin (26/6/2022) di Downtown Justice Center di Phoenix. Laila Ikram dilantik sebagai hakim pro tempore oleh hakim Enrique Medina Ochoa.
Hakim pertama dalam sejarah Arizona, Amerika Serikat yang beragama Islam dilantik pada Senin (26/6/2022) di Downtown Justice Center di Phoenix. Laila Ikram dilantik sebagai hakim pro tempore oleh hakim Enrique Medina Ochoa.

IHRAM.CO.ID, PHOENIX -- Wanita Muslim di Phoenix, Arizona, Amerika Serikat, menjadi hakim Muslim pertama di wilayah Arizona. Adalah Laila Ikram, wanita Muslim yang telah dilantik sebagai hakim, sekaligus menorehkan catatan sebagai hakim pertama dalam sejarah Arizona yang beragama Islam.

 

Terkait

Dia dilantik pada Senin (27/6) lalu di Downtown Justice Center di Phoenix, Arizona, AS. Laila Ikram tepatnya dilantik sebagai hakim pro tempore oleh Hakim Enrique Medina Ochoa, sebagai hakim perdamaian di Pusat Pengadilan Kehakiman, seperti dilansir ABC 15, Kamis (30/6).

Baca Juga

Selain menjadi Muslim pertama, Ikram adalah hakim pertama dalam sejarah negara bagian yang mengenakan jilbab di bangku pengadilan. Dia adalah orang pertama yang mengucapkan sumpah jabatan di atas Alquran.

Menjadi hakim pro tempora atau disingkat pro-tem, seperti menjadi guru pengganti. Hakim-hakim ini mengisi berbagai hal ketika hakim penuh waktu berhalangan menunaikan tugasnya.

Karena itu pula, mengemban tugas sebagai hakim pro-tem sebetulnya bisa menjadi titik awal untuk membuat lompatan hingga akhirnya untuk diangkat sebagai hakim secara permanen.

Laila Ikram sendiri adalah penduduk asli Carolina Utara yang menempuh pendidikan hukumnya di Sandra Day O'Connor College of Law di Arizona State University. Dia akan mengisi posisi hakim di Pengadilan Kehakiman wilayah setempat.

Pengadilan Kehakiman adalah pengadilan dengan volume laporan paling tinggi di negara bagian itu. Menurut Ikram ada ada banyak jenis kasus yang berbeda. Kebanyakan orang yang melaporkan sebuah perkara hukum mewakili diri mereka sendiri, tanpa menggunakan pengacara.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini