Rombongan Pertama Jamaah Haji Oman Tiba di Arab Saudi

Jumat , 01 Jul 2022, 19:39 WIB Reporter :Zahrotul Oktaviani/ Redaktur : Muhammad Hafil
 Rombongan Pertama Jamaah Haji Oman Tiba di Arab Saudi. Foto:  Rombongan kloter pertama jamaah haji Pakistan rute Makkah mendarat di Jeddah, Arab Saudi. Rombongan pertama ini mendapat manfaat dari Inisiatif Rute Makkah dan tiba di Bandara Internasional King Abdul Aziz (KAIA), Kamis (16/6/2022).
Rombongan Pertama Jamaah Haji Oman Tiba di Arab Saudi. Foto: Rombongan kloter pertama jamaah haji Pakistan rute Makkah mendarat di Jeddah, Arab Saudi. Rombongan pertama ini mendapat manfaat dari Inisiatif Rute Makkah dan tiba di Bandara Internasional King Abdul Aziz (KAIA), Kamis (16/6/2022).

IHRAM.CO.ID,RIYADH -- Kelompok pertama jamaah haji asal Oman tiba di Kerajaan. Mereka datang melalui pelabuhan Empty Quarter menjelang pelaksanaan haji.

 

Terkait

Baca Juga

Prosedur masuk bagi jamaah haji ini bisa diselesaikan dengan mudah. Direktorat Jenderal Paspor menyiapkan sebuah situs untuk melayani jemaah dengan perangkat teknis modern dan karyawan yang berkualitas, sehingga prosedur selesai tanpa penundaan.

Bulan Dzulhijjah, bulan di mana ibadah haji dilakukan, telah dimulai pada Kamis (30/6/2022) kemarin. Hari pertama haji atau 8 Dzulhijjah jatuh pada 7 Juli, dan ibadah haji berakhir pada tanggal 12 (11 Juli). Hari Arafah jatuh pada tanggal 9 Dzulhijjah (8 Juli).

Dilansir di Arab News, Jumat (1/7/2022), satu juta Muslim dari seluruh dunia akan melakukan haji tahun ini. Hal ini disesuaikan dengan kuota yang dialokasikan untuk masing-masing negara, serta mengikuti rekomendasi dari Kementerian Kesehatan Saudi.

Pada 2021, pelaksanaan gaji dibatasi untuk 60.000 warga dan penduduk Kerajaan yang divaksinasi. Kebijakan ini diambil untuk menahan penyebaran Covid-19 dan memastikan keselamatan jamaah haji dan lainnya.

Tetapi, menyusul keberhasilan penerapan langkah-langkah pencegahan Arab Saudi untuk musim haji dan umrah selama pandemi, kapasitas jamaah haj tahun ini telah dinaikkan menjadi 1 juta.

Salah satu syarat bagi jamaah haji tahun ini harus berusia 65 tahun ke bawah, serta harus memenuhi persyaratan untuk menyelesaikan program vaksinasi Covid-19.

Kementerian Haji dan Umrah juga membagikan informasi bagi jamaah dari luar Kerajaan harus menyerahkan hasil tes PCR negatif dalam waktu 72 jam, yang dilakukan sebelum keberangkatan ke Arab Saudi.

Angka dari Otoritas Umum Statistik menunjukkan, selama puncak pandemi pada 2020, jumlah peziarah anjlok menjadi hanya 1.000 orang. Keputusan itu diambil untuk membatasi kapasitas, didasarkan pada penilaian risiko dan masalah kesehatan dan keselamatan masyarakat.  

Sumber:

https://www.arabnews.com/node/2114041/saudi-arabia

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini