Ekspatriat Banyak yang Tinggalkan Arab Saudi Selama Pandemi Covid-19

Jumat , 01 Jul 2022, 23:53 WIB Reporter :Andrian Saputra/ Redaktur : Nashih Nashrullah
Pemandangan Kota Riyadh, Arab Saudi (Ilustrasi). Ekspatriat meninggalkan Arab Saudi dan kembali ke negara mereka masing-masing
Pemandangan Kota Riyadh, Arab Saudi (Ilustrasi). Ekspatriat meninggalkan Arab Saudi dan kembali ke negara mereka masing-masing

IHRAM.CO.ID, RIYADH – Banyak ekspatriat yang bekerja di Arab Saudi pulang ke negaranya selama pandemi. Hal ini membuat populasi penduduk yang tinggal di Arab Saudi mengalami penurunan selama pandemi Covid-19. 

 

Terkait

Seperti dilansir Saudi Gazette pada Kamis (30/6/2022) berdasarkan laporan yang diterbitkan Otoritas Umum untuk Statistik (GASTAT) Arab Saudi yang dirilis pada Rabu (29/6/2022) menyebutkan bahqa terjadi penurunan penduduk Arab Saudi pada pertengahan 2021 sebesar 2,6 persen atau mencapai 34.1 juta orang. Jumlah ini lebih sedikit dibandingkan pertengahan 2020 mencapai 35 juta orang. 

Baca Juga

GASTAT mengatakan  bahwa faktor utama penurunan total populasi di Arab Saudi adalah karena terjadinya penurunan jumlah warga non-Saudi (ekspatriat) sebesar 8,6 persen setelah banyak ekspatriat meninggalkan negara itu selama periode pandemi virus Corona. 

GASTAT menunjukkan bahwa penurunan total populasi terutama disebabkan oleh penurunan jumlah pria non-Saudi yang tinggal di Kerajaan sebesar 10,6 persen pada pertengahan 2021 setiap tahun, karena peningkatan jumlah ekspatriat yang pergi selama periode pandemi coronavirus.

Otoritas menjelaskan bahwa penurunan populasi di Arab Saudi pada pertengahan tahun 2021 terjadi setelah mencatat mencapai 35 juta pada 2020 dari 34,2 juta pada 2019.

Laporan itu juga menunjukan bahwa penduduk asli Arab Saudi mencapai 63,6 persen dari total populasi, sedangkan non-Saudi mewakili 36,4 persen.  

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini