Amalan Membahagiakan Orang yang Telah Meninggal

Senin , 04 Jul 2022, 21:13 WIB Reporter :Andrian Saputra/ Redaktur : Agung Sasongko
Warga berziarah ke makam keluarganya di TPU khusus Covid-19 Rorotan, Jakarta Utara, Senin (2/5/2022). Pada Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriah, sebagian umat muslim memanfaatakan waktu untuk melakukan ziarah  kubur untuk mendoakan keluarganya yang telah meninggal dunia. Republika/Thoudy Badai
Warga berziarah ke makam keluarganya di TPU khusus Covid-19 Rorotan, Jakarta Utara, Senin (2/5/2022). Pada Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriah, sebagian umat muslim memanfaatakan waktu untuk melakukan ziarah kubur untuk mendoakan keluarganya yang telah meninggal dunia. Republika/Thoudy Badai

IHRAM.CO.ID, JAKARTA -- Pengasuh Majelis Ahbaabul Musthofa, Habib Hasan bin Ismail Al Muhdhor dalam program tanya jawab yang disiarkan langsung melalui kanal resmi YouTube Al Wafa Tarim yang diasuh oleh Habib Hasan Al Muhdhor beberapa hari lalu, mengatakan ada sejumlah amalah yang bisa dilakukan oleh orang yang hidup untuk orang yang telah meninggal dunia. Pertama, menziarahi makam orang yang meninggal tersebut. 

 

Terkait

"Tentunya tidak ada yang lebih membuat mereka (orang yang sudah meninggal) bahagia seperti kita datang berziarah ke kuburnya. Ini yang membuat mereka paling bahagia," kata Habib Hasan Al Muhdhor.

Baca Juga

Orang yang masih hidup dapat membahagiakan orang yang meninggal dengan menziarahi makamnya. Lalu membacakan tahlil, membaca surat Yasin dan mendoakan orang yang telah meninggal tersebut. Menurut Habib Hasan ahli kubur akan merasakan kenikmatan ketika ada orang yang berziarah ke makamnya dan mendoakannya. Terlebih bila yang berziarah adalah orang-orang yang dicintainya yakni keluarganya. Karena itu Habib Hasan mengajak agar sering-sering berziarah terlebih ke makam orang tua dan keluarga terdekat. 

Kedua, dengan bersedekah yang ditujukan untuk orang yang telah meninggal. Habib Hasan mengatakan terdapat sebuah riwayat yang menjelaskan bahwa ada seseorang datang kepada nabi Muhammad SAW dan meminta sebuah amalan yang pahalanya mengalir untuk orang yang telah meninggal. Maka nabi Muhammad menyuruhnya bersedekah untuk orang yang telah meninggal tersebut. 

Karena itu, menurut Habib Hasan seseorang dapat membahagiakan orang yang telah meninggal dengan cara bersedekah. Misalnya bersedekah kepada anak yatim-piatu, pembangunan masjid, pembangunan pesantren dan lainnya yang ditujukan untuk orang meninggal. Maka menurutnya hal itu merupakan sedekah jariyah yang pahalanya akan terus mengalir kepada orang yang meninggal. 

Ketiga, menyambung silaturahmi dengan orang-orang terdekat dari orang yang meninggal tersebut. Habib Hasan mengatakan Rasulullah SAW sangat menghormati teman-teman sayidati Khodijah. Bahkan para sahabat pun bertanya-tanya karena begitu Rasulullah sangat menghormati orang-orang tersebut. Rasulullah SAW pun menjelaskan bahwa orang-orang itu adalah temannya sayidati Khodijah yakni istrinya yang telah wafat. Maka menurut Habib Hasan amalan yang dapat membahagiakan orang yang meninggal adalah dengan menyambung silaturahmi dengan orang-orang terdekat almarhum atau almarhumah. 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini