Menag Minta Petugas Haji Pastikan tak Ada Jamaah Tertinggal ke Arafah

Jumat , 08 Jul 2022, 09:41 WIB Reporter :Achmad Syalaby Ichsan / Jurnalis : Fian Firatmaja
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menyapa jamaah di Hotel Kiswah Tower, Makkah, yang hendak berangkat menuju Arafah pada Kamis (7/7/2022).
Foto : Republika/Achmad Syalaby Ichsan

IHRAM.CO.ID, MAKKAH — Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas melepas jamaah haji Indonesia dari Sektor 4, Jarwal, Makkah, Kamis (7/7/2022). Setidaknya, ada sekitar 23 ribu jamaah yang diberangkatkan sejak pagi hingga sore dari Kiswah Tower ke Arafah untuk melaksanakan ibadah wukuf pada Jumat (8/7/2022).

 

Terkait

Setelah pemberangkatan, Yaqut menjelaskan, petugas akan melakukan sweeping di semua hotel yang menjadi tempat pemondokan jamaah. Sweeping akan dilakukan di semua lokasi seperti kamar, musola hingga kamar mandi. Menurut Menag, hal tersebut dilakukan untuk memastikan tidak ada jamaah yang tertinggal.

Pemberangkatan menuju Arafah berlangsung dari pukul 07.00-17.00 Waktu Arab Saudi yang dibagi menjadi tiga trip. Bus-bus tersebut akan mengantar jamaah ke maktab-maktab di Arafah dengan waktu perjalanan berkisar 30 menit. Setiap maktab akan diangkut oleh 16 bus.

Usai tiba di Arafah, jamaah akan menempati maktab atau penginapan berupa tenda yang sudah disiapkan. Ada 43 maktab yang tersedia untuk tempat menginap jamaah. Setiap maktab memiliki kapasitas sekitar 2.275 orang.

Berdasarkan catatan sistem komputerisasi haji terpadu (Siskohat) hingga Jumat (7/7/2022) ada 92.659 jamaah dari 240 kloter yang ada di Makkah. Sementara itu, terdapat 27 jamaah wafat yang akan mendapatkan fasilitas badal haji.

 

 

 

 

Videografer | Achmad Syalaby Ichsan

Video Editor | Fian Firatmaja

 

BERITA LAINNYA