100 Ribu Lebih Jamaah Datang ke Madinah Sejak Musim Umroh Dimulai

Selasa , 30 Aug 2022, 09:59 WIB Reporter :Alkhaledi Kurnialam/ Redaktur : Ani Nursalikah
Jamaah calon haji melakukan tawaf di Masjidil Haram, Mekkah, Arab Saudi, Rabu (6/7/2022). 100 Ribu Lebih Jamaah Datang ke Madinah Sejak Musim Umroh Dimulai
Jamaah calon haji melakukan tawaf di Masjidil Haram, Mekkah, Arab Saudi, Rabu (6/7/2022). 100 Ribu Lebih Jamaah Datang ke Madinah Sejak Musim Umroh Dimulai

IHRAM.CO.ID, MADINAH -- Sejak awal musim umroh, Bandara Internasional Prince Mohammad Bin Abdulaziz di MMadinah mencatat telah menerima lebih dari 100 ribu jamaah umroh. Ratusan ribu jamaah itu datang dari berbagai negara hingga kemarin.

 

Terkait

Menurut statistik yang dikeluarkan oleh Kementerian Haji dan Umroh, 268.529 jamaah umroh telah tiba melalui penyeberangan udara sejak awal musim umroh. Adapun jamaah yang datang dari sembilan penyeberangan darat tercatat sebanyak 29.689 jamaah. Sebanyak 5.452 jamaah umroh telah tiba di Madinah, sehingga jumlah total menjadi 101.109.

Baca Juga

Sebanyak 22.509 orang meninggalkan Al-Madinah ke negara mereka. Dilansir dari Riyadh Daily, Senin (29/8/2022), adapun data jamaah menurut golongan kebangsaan jamaah yang tiba di Madinah, menunjukkan orang Indonesia berada di urutan teratas dengan 127.789, diikuti oleh 90.253 jamaah umroh dari Republik Pakistan, 54.287 dari India, 36.457 dari Irak, 22.224 dari Yaman, dan 12.959 dari Yordania. Beberapa jamaah umroh lainnya juga datang dari berbagai negara.

Pemangku kepentingan di Madinah mengklaim telah menyediakan semua fasilitas dan personel lapangan mereka sepanjang waktu untuk mengimbangi jamaah umroh yang menyambut. Kepresidenan Umum Urusan Masjid Nabawi juga berupaya keras dalam mengembangkan layanan yang diberikan kepada jamaah umroh dan pengunjung Masjid Nabawi.

Kerajaan Arab Saudi mengatakan tidak ada batasan jumlah maksimum Muslim di luar negeri yang ingin melakukan umroh sepanjang tahun. Kementerian Haji dan Umroh juga mengatakan Muslim di luar negeri dapat memasuki Arab Saudi dan pergi melalui bandara mana pun di Kerajaan itu, tanpa terbatas pada bandara Jeddah saja. 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini