Karya-Karya Al Biruni

Selasa , 20 Sep 2022, 21:00 WIB Redaktur : Agung Sasongko
Ilmuwan Muslim berhasil memberikan penemuan yang sangat bermanfaat bagi kehidupan penerus saat ini.
Ilmuwan Muslim berhasil memberikan penemuan yang sangat bermanfaat bagi kehidupan penerus saat ini.

IHRAM.CO.ID,Selama mengikuti misi Sultan Mahmud di India, al-Biruni tidak meninggalkan kegiatan penelitiannya dalam bidang sains alam. Ia menemukan berbagai metode mengukur ketinggian ma ta hari serta keliling dan radius bumi.

 

Terkait

Astronom yang juga ahli geografi tersebut juga memperkenalkan pembagian jam ke dalam perhitungan 60-an (sexagesimal), yakni menit dan detik.Sebagai fisikawan, dirinya selalu mengandalkan eksperimen. Misalnya, membuktikan berat jenis benda-benda walaupun dalam beberapa hal teorinya masih cenderung mendukung Aristotelian.

Baca Juga

Al-Biruni merupakan seorang ilmuwan multitalenta (polymath) yang penuh dedikasi. Mahmud mengistimewakannya di antara para cerdik cendekia di lingkungan istana.

Salah satu karyanya adalah Al-Qanun al-Mas'udi. Buku yang ditulisnya dalam bahasa Arab itu menghimpun berbagai pemikirannya tentang ilmu falak, geografi, dan teknik sipil.

Seperti tampak pada judulnya, buku tersebut dipersembahkannya untuk reputasi sang raja Ghaznawiyah. Sebagai balasan, sang sultan memberikannya koin perak sebanyak bobot yang bisa diangkut seekor gajah. Akan tetapi, hadiah itu ditolaknya dengan halus seraya menyebutkan kebaikan-kebaikan yang sudah diperolehnya dari negara.

Pada 1030 M, Sultan Mahmud meninggal dunia. Kedudukan penguasa ini digantikan oleh pangeran yang bernama Muhammad. Dalam masa pemerintahan raja-baru tersebut, al-Biruni menyelesaikan sebuah karyanya untuk bidang geologi, Al-Jamahir fii Ma'rifat al-Jawahir.Beberapa bulan sebelum wafat, sarjana ini menerbitkan buku tentang ilmu medis, Kitab al- Sadala fi'l Thibb.

Menurut Riaz Ahmad dalam Al-Biruni: A Great Muslim Scientist, Philosopher and Historian (973-1050 AD), jumlah karya yang dihasilkan al-Biruni di sepanjang hayatnya mencapai 180 judul. Dari total tersebut, sebanyak 103 judul diterbitkan pada masa hidupnya.

Terlepas dari itu, pada 1948 M sekelompok peneliti menghimpun 15 naskah peninggalan al- Biruni perihal astronomi dan matematika ke dalam buku Rasa'il al-Biruni. Sang saintis terus menginspirasi di lintas zaman.

Banyak pihak merayakan legasinya. Pada 1986, sebuah kawah di bulan dinamakan 9936 al-Biruni. Gugusan pulau di dekat Antartika pun diberi nama Kepulauan Biruni. Di Iran, tanggal ke la hiran sang guru banyak ilmu, 4 September, di tetapkan sebagai hari persatuan insinyur survey. Al-Biruni berpulang ke Rahmatullah pada 1050 M di Ghazna. Dirinya meninggalkan banyak maslahat untuk dunia menuju era modern.

sumber : Islam Digest
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini