Lyabi Khauz Sistem Pasokan Air Baku di Bukhara

Selasa , 04 Oct 2022, 21:30 WIB Redaktur : Agung Sasongko
Kompleks Lyabi Khauz dibangun pada 1620 atas perintah seorang wazir, Nadir Divan-Beghi.
Kompleks Lyabi Khauz dibangun pada 1620 atas perintah seorang wazir, Nadir Divan-Beghi.

IHRAM.CO.ID,Pembangunan kolam penampungan air di kompleks Lyabi Khauz memang awalnya untuk  tempat persediaan air baku di Kota Bukhara. Kolam ini merupakan salah satu kolam terbesar yang berfungsi sebagai reservoir di Bukhara.

 

Terkait

Kolam ini mendapatkan pasokan air dari sumber kanal utama Shah Rud, kanal yang membagi kota ini menjadi dua hingga kini. Dari kolam di Lyabi Khauz inilah sistem pengelolaan air pada era Khanate Bukhara telah dirancang secara baik.

Baca Juga

Namun, seiring keruntuhan Khanate Bukhara akibat serangan tentara merah Soviet, kolam-kolam dan kanal-kanal ini tidak lagi berfungsi secara baik. Bahkan, kolam sebagai tempat penampungan air baku ini sempat menjadi sumber penyakit karena digunakan sebagai tempat pembuangan kotoran.

Sejak saat itu, Lyabi Khauz tidak difungsikan sebagai sumber pasokan air minum bagi penduduk Bukhara dan dalam beberapa dekade abad ke-19, sumber air minum telah menggunakan pipa air.

Setelah desakan dan restorasi besar-besaran yang dilakukan Soviet pada era 1960-an, kolam di Lyabi Khauz tersebut kemudian dipulihkan. Kolam ini dikeringkan, dibersihkan, dan diisi kembali dengan air bersih. Untuk menciptakan iklim sumber air kembali, pepohonan murbei dan tanaman bunga menghiasi sekeliling kolam. Walau demikian, penduduk Bukhara tetap tidak lagi menggunakan pasokan air baku dari kolam ini.

Namun, kini kompleks Lyabi Khauz telah menjadi objek wisata khas yang menarik. Hadirnya beberapa restoran kecil di sekitar kolam membuat penduduk dan wisatawan datang berkumpul. Meskipun, kompleks Lyabi Khauz bersama susunan bangunan lain pernah hancur dan tidak berfungsi. Kini masyarakat Bukhara setidaknya telah merasakan sedikit dari keindahan taman kolam air dari arsitektur Bukhara.

sumber : Republika
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini