Malta Pernah Menjadi Bagian dari Sejarah Peradaban Islam

Jumat , 07 Oct 2022, 02:02 WIB Redaktur : Agung Sasongko
  Muslim Malta menunaikan shalat di jalan akibat minimnya masjid
Muslim Malta menunaikan shalat di jalan akibat minimnya masjid

IHRAM.CO.ID, Sebanyak 98 persen Penduduk Republik Malta menganut Katolik. Meski  mayoritas Katolik, terdapat Muslimin yang hidup nyaman di sana. Menurut Times of Malta, jumlah Muslimin sekitar enam ribu jiwa dari total populasi sekitar 450 ribu jiwa.

 

Terkait

Malta merupakan negara pulau yang berlokasi di Laut Mediterania. Luas wilayahnya hanya 316 kilometer persegi hingga menjadikannya negara terkecil di dunia. Jika dibandingkan dengan Indonesia, maka Malta tidaklah lebih besar dari Surabaya.

Baca Juga

Dengan lokasinya di laut penghubung Eropa dan Afrika, Malta pernah menjadi bagian dalam dakwah penyebaran Islam. Dalam sejarah, wilayah ini pernah menjadi bagian dari emperium besar Muslimin, Turki Utsmani. 

Sejarah awal mula Islam di Malta yakni saat Turki Utsmani berhasil membuka beberapa wilayah Eropa dari kekuasaan Bizantium. Pada 870 Masehi, ketika pasukan Muslimin berhasil membuka Sisilia, Malta pun ikut serta menjadi kawasan Muslimin.

Lokasi Malta memang hanya berjarak 80 kilometer di sebelah selatan Sisilia. Sejak itu, Muslimin pun hidup nyaman di sana. Mereka membangun perekonomian dan peradaban. Bahkan, menurut Malta Today, bahasa Malta lahir dari bahasa Arab. Tak sedikit nama tempat atau jalan yang diambil dari bahasa Arab. Lebih dari 43 persen bahasa Malta merupakan serapan dari bahasa Arab.