Kamis 20 Oct 2022 07:45 WIB

BPJPH Lakukan Asesmen Korea Halal Authority

KHA menjadi lembaga halal luar negeri (LHLN) ketiga yang diasesmen BPJPH.

Rep: Zahrotul Oktaviani / Red: Agung Sasongko
Bentuk logo halal yang dikeluarkan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kementerian Agama (Kemenag).
Foto: Kemenag
Bentuk logo halal yang dikeluarkan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kementerian Agama (Kemenag).

IHRAM.CO.ID,JAKARTA -- Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kementerian Agama (Kemenag) melakukan asesmen atas pengajuan akreditasi dan saling berketerimaan (accreditation and mutual recognition & acceptance) Korea Muslim Federation (KMF) Korea Halal Authority (KHA) di Daejeon, Korea Selatan. 

"KHA menjadi lembaga halal luar negeri (LHLN) ketiga yang diasesmen BPJPH. Sebelumnya, BPJPH telah melakukan asesmen kepada Korea Muslim Federation (KMF) dan Islamic Food and Nutrition Council of America (IFANCA)," kata Kepala BPJPH M. Aqil Irham dalam keterangan yang didapat Republika, Kamis (20/10/2022).

Baca Juga

Aqil pun mengapresiasi keinginan KHA untuk menjalin kerja sama dengan Indonesia. Pihaknya berharap agar proses asesmen ini dapat berjalan lancar.

Asesmen tersebut disebut-sebut amat penting bagi kedua negara untuk menjalin hubungan ke depan, khususnya dalam pengembangan industri halal. 

 

Berdasarkan data Sistem Informasi Halal (SIHALAL), per Oktober 2022 terdapat 97 LHLN dari 41 negara yang mengajukan permohonan akreditasi dan saling berketerimaan dengan BPJPH Kemenag.

Proses asesmen berlangsung selama tiga hari, mulai 17-19 Oktober 2022. Aqil menerangkan, proses asesmen yang dilakukan meliputi peninjauan data KHA, wawancara, dan observasi lapangan.

"Wawancara dilakukan kepada manajemen serta auditor halal yang dimiliki KHA," lanjut dia.

Tim Asesmen yang dipimpin Aqil Irham terdiri dari empat anggota yaitu Fertiana Santy, Khaeron Sirin, Adisam dan Nurhanuddin

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement