Senin 31 Oct 2022 06:57 WIB

Pemukim Israel Masuk dan Lakukan Ritual di Dalam Masjidil Aqsa

Israel telah mengizinkan pemukim masuk ke kompleks Masjid Al Aqsa hampir setiap hari.

Rep: Andrian Saputra/ Red: Ani Nursalikah
FILE - Dalam foto arsip 18 Juni 2021 ini, pasukan keamanan Israel mengambil posisi selama bentrokan dengan warga Palestina di depan Masjid Kubah Batu di kompleks Masjid Al Aqsa di Kota Tua Yerusalem. Warga Palestina dan pemukim Yahudi saling melemparkan batu, kursi, dan kembang api semalaman di lingkungan Yerusalem yang tegang di mana kelompok pemukim berusaha mengusir beberapa keluarga Palestina, kata para pejabat Selasa, 22 Juni. Pemukim Israel Masuk dan Lakukan Ritual di Dalam Masjidil Aqsa
Foto: AP/Mahmoud Illean
FILE - Dalam foto arsip 18 Juni 2021 ini, pasukan keamanan Israel mengambil posisi selama bentrokan dengan warga Palestina di depan Masjid Kubah Batu di kompleks Masjid Al Aqsa di Kota Tua Yerusalem. Warga Palestina dan pemukim Yahudi saling melemparkan batu, kursi, dan kembang api semalaman di lingkungan Yerusalem yang tegang di mana kelompok pemukim berusaha mengusir beberapa keluarga Palestina, kata para pejabat Selasa, 22 Juni. Pemukim Israel Masuk dan Lakukan Ritual di Dalam Masjidil Aqsa

IHRAM.CO.ID, YERUSALEM -- Puluhan pemukim Israel kembali menerobos masuk ke kompleks Masjid Al Aqsa di Yerusalem dengan kawalan polisi. Mereka bahkan melakukan ritual di dalam Masjid Al Aqsa. 

 

Baca Juga

Seperti dilansir kantor berita WAFA seorang saksi mata mengatakan bahwa sejumlah pemukim Israel memasuki kompleks melalui Gerbang Maroko dengan berkelompok dan melakukan ritual dan doa Talmud di sana di bawah perlindungan petugas polisi Israel.

Sejak 2003, otoritas pendudukan Israel telah mengizinkan pemukim masuk ke kompleks Masjid Al Aqsa hampir setiap hari. Dengan pengecualian pada hari Jumat dan Sabtu, dalam pelanggaran status quo di tempat suci.

Bulan lalu saja, 4.426 pemukim Israel masuk ke tempat suci dan berdoa di sana, melanggar status quo bersejarah dan menandatangani perjanjian yang melarang sholat non-Muslim di tempat suci.

Israel merebut Yerusalem Timur, tempat Masjid Al-Aqsa berada, selama Perang Enam Hari pada tahun 1967 dalam sebuah langkah yang tidak pernah diakui oleh masyarakat internasional.

 

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement