Dirjen PHU: Advokasi Haji Upaya Pemerintah Berikan Layanan Terbaik untuk Jamaah 

Kamis , 17 Nov 2022, 15:28 WIB Reporter :Zahrotul Oktaviani/ Redaktur : Nashih Nashrullah
Dirjen PHU Kementerian Agama Hilman Latief, menyatakan Advokai Haji bertujuan meningkatkan perlindungan dan kenyamanan jamaah
Dirjen PHU Kementerian Agama Hilman Latief, menyatakan Advokai Haji bertujuan meningkatkan perlindungan dan kenyamanan jamaah

IHRAM.CO.ID, JAKARTA – Direktur Jenderal (Dirjen) Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama (Kemenag), Hilman Latief, mengapresiasi Program Advokasi Haji yang bertujuan meningkatkan perlindungan dan kenyamanan jamaah.  

 

Terkait

Hal ini dia sampaikan dalam pemaparan materi saat Sosialisasi Advokasi Haji, dengan tema "Implementasi Pembinaan dan Perlindungan Jemaah melalui Advokasi Haji". Kegiatan ini digelar selama tiga hari. 16-18 November 2022 di Asrama Haji Bekasi, Provinsi Jawa Barat 

Baca Juga

“Penanganan masalah yang terjadi guna memberikan kenyamanan kepada jamaah haji dan pegawai Ditjen PHU menjadi hal positif yang dilakukan Subdit Advokasi Haji," ucap Hilman Latief dalam keterangan yang diterima Republika.co.id, Kamis (17/11/2022). 

Kepada Subdit Advokasi haji, dia meminta agar terus mengeksplorasi dan mendesain perubahan pelayanan haji ke arah yang lebih baik, secara internal maupun eksternal.  

Dirjen PHU juga mengharapkan sosialisasi yang dilakukan Subdit advokasi tidak hanya sebagai sarana sosilisasi, namun bisa menjadi agenda perubahan. Misalnya, dengan membentuk tim yang mempunyai kemampuan mitigasi dan konsultasi.  

Dengan kasus hukum atau permasalahan yang ada di lapangan, lanjut Hilman, Subdit advokasi harus benar-benar mampu memetakannya. 

“Saya berharap ini nantinya akan menjadi proyek perubahan yang bisa di publish akhir tahun ini, sebagai transformasi digital dan //role model// yang didambakan masyarakat,” kata dia. 

Terkait temuan sejumlah kasus di lapangan, Hilman menyarankan Subdit Advokasi Haji untuk dapat menyiapkan wadah yang mudah diakses setiap saat. Wadah ini juga bisa menjadi tempat aduan atau ruang konsultasi untuk menyampaikan informasi.  

Adanya ruang ini juga perlu dikemas dengan model komunikasi publik yang ramah (friendly), sehingga dari sisi Kemenag pun dapat mengukur berapa jumlah informasi yang masuk.  

Di akhir paparannya, Dirjen PHU menyampiakan dalam wakru dekat ia akan melakukan kunjungan kerja ke Arab Saudi bersama tim, guna persiapan haji 2023. 

Pihaknya akan membahas kuota haji yang lebih optimal bersama Menteri Haji Arab Saudi, sekaligus menghadiri muzakarah perhajian. 

Kegiatan Sosialisasi Advokasi Haji ini digelar denga n mengundang stakeholder terkait, untuk memberi pelindungan kepada jamaah. 

Kepala Subdirektorat Advokasi Haji, Haryanto, mengatakan acara tersebut bertujuan untuk merumuskan bersama langkah konkret mengidentifikasi masalah yang terjadi dalam penyelenggaraan haji.  

“Kita duduk bersama, berdiskusi dalam rangka edukasi, mencari solusi dan persamaan persepsi tentang perhajian di tingkat kabupaten/kota/provinsi dengan mengdentifikasi masalah haji yang telah dikumpulkan melalui form yang sudah dikirim sebelumnya. Kemudian dilanjutkan dengan melakukan pemetaan masalah haji dan terakhir langkah dari penanganan masalah haji," ucapnya.    

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini