Selasa 31 Jan 2023 14:37 WIB

Amir Makkah Resmikan Distrik Budaya Hira

Proyek ini sangat terkait dengan Gunung Nur dan Gua Hira.

Rep: Alkhaledi Kurnialam/ Red: Ani Nursalikah
Jamaah haji menuju Gua Hira. Amir Makkah Resmikan Distrik Budaya Hira
Foto: Republika/ Nashih Nashrullah
Jamaah haji menuju Gua Hira. Amir Makkah Resmikan Distrik Budaya Hira

IHRAM.CO.ID, MAKKAH -- Pangeran Khaled Al-Faisal, Amir Makkah dan penasehat Penjaga Dua Masjid Suci meresmikan Distrik Budaya Hira yang terletak di kaki Gunung Nur atau tempat keberadaan Gua Hira di Makkah. Proyek ini dilaksanakan oleh sebuah perusahaan investasi, di bawah pengawasan Royal Commission for Makkah City and Holy Sites.

Setibanya di tempat upacara, Pangeran Khaled Al-Faisal meluncurkan plakat peringatan yang menandai pembukaan resmi proyek tersebut. Kemudian, dia mengunjungi 'Galeri Wahyu,' yang mencakup pameran tentang Alquran. Dia juga mengunjungi aula yang mensimulasikan Gua Hira, dan itu termasuk model gua, dieksekusi dengan proporsi alaminya.

Baca Juga

Dilansir dari Saudi Gazette, Senin (30/1/2023), Distrik Budaya Hira adalah destinasi wisata dan budaya yang menunjukkan kepedulian Arab Saudi terhadap situs bersejarah. Proyek ini sangat terkait dengan Gunung Nur dan Gua Hira, di mana ayat-ayat pertama Alquran diturunkan kepada Nabi SAW dan mencapai tempat yang dihormati di hati umat Islam di seluruh dunia.

Landmark tersebut mencakup pameran yang membawa pengunjung dalam perjalanan pengetahuan untuk mengenal gua yang didukung dengan teknologi audio dan video terbaru. Pengunjung bisa menikmati menonton gua Hira melalui model gua yang dieksekusi dalam dimensi alaminya.

Proyek ini direncanakan menjadi tempat yang cocok untuk keluarga dengan semua anggotanya, karena isinya tidak terbatas pada orang dewasa saja. Sebaliknya, aula dialokasikan untuk anak-anak karena memungkinkan mereka untuk mendapatkan hiburan dan pengetahuan secara bersamaan. Selain itu, pengunjung dapat menikmati Taman Hira di mana terdapat beberapa kafe, restoran, dan fasilitas layanan dan komersial lainnya.

Saudi menyebut proyek ini adalah tahap pertama dari proyek Distrik Budaya Hira, yang diawasi oleh Komisi Kerajaan untuk Kota Makkah dan Tempat Suci bekerja sama dengan Emirat Makkah, Kementerian Kebudayaan, Kementerian Pariwisata, Walikota Makkah, Layanan Haji Program dan Pembesar Umum Wakaf.

Proyek ini terletak di area seluas lebih dari 67 ribu meter persegi, dan terdiri dari Pameran Wahyu yang menceritakan kisah Wahyu kepada para nabi, hingga Utusan Tuhan Terakhir. Ini akan membawa pengunjung dalam perjalanan audio-visual yang memperkaya pengetahuan, seperti Museum Alquran yang merupakan museum pertama yang mengkhususkan diri pada Kitab Suci di Makkah. 

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement