Kamis 16 Dec 2021 13:37 WIB

8 Ribu Kendaraan Listrik Disiapkan untuk Pengunjung Masjidil Haram

Kursi roda dan kendaraan listrik disiapkan di Masjidil Haram untuk memudahkan lansia

Rep: Mabruroh / Kiki Sakinah/ Red: Esthi Maharani
Seorang pria mendorong kursi roda untuk jamaah haji di Masjidil Haram di kota suci Mekkah, Arab Saudi 17 Juli 2021.
Foto: REUTERS/Ahmed Yosri
Seorang pria mendorong kursi roda untuk jamaah haji di Masjidil Haram di kota suci Mekkah, Arab Saudi 17 Juli 2021.

IHRAM.CO.ID, RIYADH — Kepresidenan Umum Urusan Dua Masjidil Haram telah menyediakan 8 ribu kursi roda dan kendaraan listrik untuk pengunjung Masjidil Haram. Pengunjug dapat meminjamnya melalui Aplikasi Tanaqol.

Dilansir dari Saudi Gazette, Kamis (16/12), kendaraan tersebut diperuntukkan bagi penerima manfaat, seperti para lansia dan orang dengan disabilitas untuk memudahkan melakukan ibadah. Kendaraan juga akan dilakukan sterilisasi sebelum dan sesudah digunakan.

Baca Juga

Kepala Tata Usaha Masjidil Haram, Ahmad Al-Maqati mengatakan, pihaknya telah menetapkan tiga lokasi untuk berkumpulnya para pengemudi kendaraan atau gerobak, yakni di Gerbang Ajyad (Gerbang Raja Abdulaziz), lantai dasar masjid (King Fahd Gerbang) dan yang ketiga ada di lantai satu.

Al-Maqati mencatat bahwa administrasi mengeluarkan lisensi bagi pengemudi kendaraan untuk berkontribusi memindahkan gerobak setelah mereka dibagi menjadi tiga shift. Pengunjung dapat menyewa gerobak selama kehadiran mereka di Masjidil Haram dan selama tur masjid atau saat melakukan ritual. —

Tak hanya itu, untuk meningkatkan layanan pada jamaah, otoritas Saudi juga telah memasang perangkat pertolongan pertama yang mudah digunakan di Masjidil Haram. Defibrilator ekternal otomatis (AED) ini ditujukan bagi jamaah yang mengalami serangan jantung mendadak di situs suci.

Pemasangan perangkat ini dilakukan oleh Kantor Direktorat Proyek Kementerian Keuangan bekerja sama dengan Otoritas Bulan Sabit Merah Saudi. Dalam pernyataan yang dikutip di Gulf News, Kepala Kantor Direktorat Meshal Dahi mengatakan bahwa studi ilmiah telah membuktikan bahwa perangkat ini mampu meningkatkan peluang bertahan hidup bagi pasien kasus serangan jantung dan gangguan pernafasan.

Pejabat itu menambahkan bahwa penanganan perangkat ini tidak memerlukan latar belakang medis. “Hanya perlu pelatihan sederhana dalam penggunaan dan penanganan kasus,” tambahnya.

Otoritas Bulan Sabit Merah Saudi akan memberikan pelatihan yang diperlukan untuk sejumlah besar pegawai keamanan Masjidil Haram, katanya tanpa memberikan angka spesifik.

Jamaah haji dan umroh yang mengunjungi Masjidil Haram kini bisa mendapatkan bimbingan dari pemandu robot roda empat baru. Dilansir dari laman The National News pada Selasa (16/11), dengan tampilan layar sentuh 21 inci, robot AI akan berkeliling masjid dan membantu menjawab pertanyaan atau memberikan panduan tentang berbagai ritual wajib yang harus dilakukan para jamaah.

Untuk kemudahan komunikasi, robot juga berbicara 11 bahasa. Ini termasuk Cina, Rusia, Inggris, Prancis, Persia, dan Turki. Bahkan robot dapat membantu menghubungkan mereka dengan syekh dan ulama dalam bahasa yang berbeda.

Kehadiran pemandu robot baru bukan satu-satunya bantuan otomatis di Masjidil Haram di Makkah. Ada juga robot pembersih otomatis untuk mensterilkan tempat dan dengan demikian membantu mencegah penyebaran pandemi Covid-19.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement