Rabu 02 Sep 2015 17:28 WIB

Kiswah Makkah Mulai Digulung

Rep: Ratna Puspita/ Red: Agung Sasongko
Kiswah
Foto: makkah.net
Kiswah

REPUBLIKA.CO.ID, MAKKAH -- Jumlah jamaah di Masjidil Haram terus bertambah. Kain hitam penutup Ka’bah atau kiswah pun mulai digulung ke atas untuk menghindari kerusakan selama musim haji tahun ini.

Pantauan Republika, kain kiswah yang menyelimuti Kabah digulung hingga seperempat tinggi bangunan ka'bah atau sekitar tiga meter dari lantai. Setelah kiswah digulung, tampak kain putih mengelilingi Kabah.

Penggulungan ini membuat ka'bah memiliki tiga warna. Bagian atas, yaitu kiswah ka'bah berwarna hitam. Bagian tengah berwarna putih. Di bagian bawah, tampak batu-batu yang disusun oleh Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail itu.

Penggantian kiswah dilakukan pada Senin, 31 Agustus 2015, dini hari waktu Arab Saudi (WAS). Kala itu, area di sekeliling kabah dihalangi pembatas merah sehingga jamaah tidak bisa menyentuh kiswah. Jamaah juga tidak bisa menunaikan salat sunnah di Hijr Ismail, namun masih tetap bisa mencium Hajar Aswad.

Penggulungan dilakukan agar Kiswah tetap bersih. Selama musim haji, banyak jamaah yang memegang kiswah untuk harapan mendapatkan keberkahan. "Bahkan mengguntingnya untuk dibawa pulang," kata Direktur Pembuatan Kain Kiswah Muhammad Bin Abdullah Bajoudah seperti dilansir Saudi Gazetta, Selasa (1/9).

Berdasarkan pantauan, banyak jamaah yang memegang kiswah usai melakukan tawaf atau mengelilingi ka'bah selama tujuh kali. Bahkan, sebagian jamaah meratap di bangunan suci bagi umat Islam tersebut.

Kiswah terbuat dari sutra murni dengan jalinan benang perak yang dilapisi emas. Permadani yang terdiri dari hampir 50 kain hitam yang dirajut menjadi satu ini dihiasi oleh ayat-ayat suci Alquran.

Kiswah ini diganti setiap tahunnya dari Ka'bah pada hari ke-9 bulan Dzulhijah kalender Hijriah. Tanggal tersebut bertepatan dengan prosesi wukug di Arafah dan Mina sehingga Masjidil Haram lebih sepi.

Setelah kiswah diganti, kiswah lama akan dipotong kecil-kecil. Selanjutnya, kiswah akan dibagikan kepada pejabat-pejabat asing ataupun organisasi-organisasi dunia. Sejak 1980, Pemerintah Arab Saudi memberikan hadiah sepotong kiswah kepada Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

 

Pada Maret tahun ini, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin turut menyulam Kiswah Ka’bah yang akan dipasang pada 9 Dzulhijjah 1436H atau musim haji tahun ini. Tahun lalu, Kementerian Agama juga memperoleh potongan kiswah.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement