Sabtu 03 Oct 2015 20:01 WIB

Insiden Mina Renggut Nyawa 126 Jamaah Mesir

Rep: C35/ Red: Indira Rezkisari
Ribuan jamaah yang menjalani proses lempar jumrah di Mina.
Foto: Reuters
Ribuan jamaah yang menjalani proses lempar jumrah di Mina.

REPUBLIKA.CO.ID, MAKKAH -- Menteri Kesehatan Mesir, Ahmed Emad El-Din, melaporkan jamaah haji dari negaranya yang hilang setelah terjadinya tragedi Mina menjadi 110 jamaah, yang semula hanya 72 jamaah. Sementara jamaah haji yang wafat sebanyak 126 jamaah, setelah teridentifikasinya dua jenazah yang baru saja ditemukan.

Menteri El Din yang melakukan kunjungan kenegaraan ke Arab Saudi itu juga meninjau korban luka-luka dari Mesir sebanyak 14 jamaah. Hal itu berdasarkan informasi yang dihimpun dari Ahram Online, Sabtu (3/10).

Kejadian itu terjadi di Mina pada Kamis (24/9), dimana tempat tersebut merupakan jalan menuju lokasi melempar jumrah. Melempar jumrah merupakan sebuah simbol yang dilakukan dengan maksud melempari syaitan.

Pada Senin (28/9) lalu pemerintah Mesir sudah mengumpulkan sampel DNA keluarga korban yang hilang untuk mempermudah mencari korban yang hilang tersebut. Sementara hingga saat ini menurut data dari pemerintah Arab Saudi jumlah korban yang meninggal sebanyak 769. Sedangkan 934 jamaah luka-luka.

Total jamaah haji pada tahun ini sebanyak lebih dari dua juta jamaah dari seluruh dunia. Dimana jamaah dari Mesir sebanyak 62 ribu jamaah.

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement