Haji tanpa Pergi ke Baitullah

Sabtu , 17 Dec 2016, 20:30 WIB Reporter :mgrol86/ Redaktur : Agung Sasongko
Haji
Haji

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Rabi’ bin Sulaiman al- Muradi rah adalah murid imam Asy-Syafi’i, ia menulis kitabnya Al-umm dab kitab ushul fiqih yang pertama di dunia yaitu risalah al-Jadidah. Rabi’ yang pertama kali menyebarkan mahzhab Asy-Syafi’i.

 

Pada suati ketika Rabi’ bin Sulaiman berangkat haji bersama saudara laki-lakinya dan kafilah haji lainnya. Ketika tiba di Kufah, ia pergi ke pasar untuk membeli beberapa keperluan diperjalanan.

Terkait

Di suatu jalan sepi, ia melihat sosok perempuan yang sangat miskin sedang memotong-motong daging bangkai keledai dan dengan tergesa-gesa perempuan itu memasukan daging bangkai tadi kedalam kantongnya.

Melihat perbuatan tidak lazim itu, Rabi’ mencurigai jangan-jangan daging bangkai itu akan dijual kepada orang lain. Lalu ia bertekad untuk mencegahnya, ia pun mengikuti perempuan tersebut dari belakang dengan sembunyi-sembunyi.

Terus menyusuri jalan sepi, kemudian ke pasar hingga akhirnya perempuan itu pergi ke rumah besar. Perempuan itu mengetuk pintu rumah yang besar itu, dan ada sahutan dari dalam setelah perempuan itu memberitahukan siapa dirinya kemudian keluar 4 gadis membukakan pintu, dengan cepat perempuan itu masuk dan memberikan kantong itu kepada gadis-gadis itu, lalu terdengarlah suara tangisan mereka.