Senin 05 Mar 2018 21:27 WIB

Panja BPIH DPR dan Pemerintah Bahas Tingginya Biaya Pesawat

Panja akan mengundang pihak-pihak terkait untuk menekan tingginya biaya penerbangan.

Rep: Muhyiddin/ Red: Agus Yulianto
Anggota Komisi X DPR RI, Noor Achmad.
Foto: dpr
Anggota Komisi X DPR RI, Noor Achmad.

IHRAM.CO.ID,  BOGOR -- Ketua panitia kerja (Panja) DPR dan Panja Pemerintah melakukan rapat internal untuk membahas Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji 2018 di Wisma Griya Sabha DPR RI Kopo, Cisarua, Bogor Senin (5/3) malam. Dalam rapat yang digelar untuk kesekian kalinya ini, DPR dan Kementerian Agama membahas soal tingginya biaya penerbangan jamaah haji.

Rapat internal Panja DPR dan Pemerintah tersebut dipimpin oleh Wakil Komisi VIII DPR RI, Noor Achmad. "Masih berkisar pada naiknya penerbangan yang tinggi, karena ada beberapa komponen yang naik seperti aftur, biaya airport tax, biaya parkir dan melemahnya rupiah," ujar Noor kepada Republika.co.id, Senin (5/3).

Karena itu, Ketua panitia kerja (Panja) DPR ini mengatakan, bahwa pihaknya akan mengundang pihak-pihak terkait untuk menekan tingginya biaya penerbangan tersebut pada Selasa (6/3) besok pukul 10.00 WIB di Wisma Griya Sabha DPR RI Kopo.

"Oleh karena itu besok kita akan undang Angkasa Pura I dan II, Pertamina, Garuda dan Saudia (airlines)," kata Sekretaris Dewan Pertimbangan MUI Pusat ini.

 

Untuk diketahui, Panitia Kerja (Panja) Kementerian Agama dan Komisi VIII DPR RI telah melakukan rapat perdana terkait kenaikan biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 2018 sejak Kamis, 2 Januari 2018 lalu.

Sekretaris Jenderal Kemenag, Nur Syam mengatakan, rapat panja tersebut akan dilakukan berkali-kali untuk menemukan angka yang tidak memberatkan calon jamaah. "Semuanya tentu akan dalam proses pengkajian sehingga kemudian dalam minggu-minggu ini akan dimulai rapat-rapat Panja Kemenag dan Panja dari DPR RI. Dan mudah-mudahan nanti akan menghasilkan angka yang lebih bagus," ujarnya kepada Republika.co.id saat awal-awal pembahasan BPIH.

Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah telah mengusulkan kepada Komisi VIII agar ongkos haji tahun ini naik 2,58 persen atau Rp 900.670. Dengan demikian, biaya ongkos haji tahun 2017 yang sebesar Rp 34.890.312 akan naik menjadi Rp 35.790.982

Namun, hal ini masih perlu dikaji lagi bersama Komisi VIII DPR RI. Panja Pemerintah diketuai Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag, Nizar Ali dan Ketua Panja DPR adalah Noor Achmad yang juga Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement