Senin 02 Jul 2018 16:45 WIB

Ada Peningkatan Fasilitas Haji Tahun ini, Apa Saja?

Persiapan fasilitas jamaah haji di Makkah dan Madinah memasuki tahap finalisasi.

Rep: Novita Intan/ Red: Agung Sasongko
Petugas pengelola Katering mendistribusikan makanan ke pemondokan jamaah haji Indonesia, Rabu (9 8). Makanan disajakan dalam kondisi hangat dan fresh.
Foto: Republika/Nashih Nashrullah
Petugas pengelola Katering mendistribusikan makanan ke pemondokan jamaah haji Indonesia, Rabu (9 8). Makanan disajakan dalam kondisi hangat dan fresh.

IHRAM.CO.ID, JAKARTA – Kementerian Agama (Kemenag) terus berupaya menyiapkan perbaikan haji tahun ini. Sejumlah fasilitas baik akomodasi, transportasi dan katering diperbaiki guna meningkatkan kualitas layanan jamaah haji.

Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri Kemenag, Sri Ilham Lubis mengatakan persiapan fasilitas jamaah haji di Makkah dan Madinah memasuki tahap finalisasi.

“Persiapan untuk katering dan hotel telah selesai, ya sekitar 99 persen. Saat ini pihak perusahaan yang bekerja sama dengan Indonesia di Makkah dan Madinah tinggal menyambut jamaah Indonesia,” ujarnya ketika dihubungi Republika.co.id, Senin (2/7).

Ia merinci, peningkatan pelayanan terhadap jamaah haji diantaranya meningkatnya jatah makan jamaah di Makkah menjadi 40 kali. Angka ini meningkat dibandingkan tahun lalu hanya 25 kali untuk di Makkah di Madinah 18 kali.

“Kami sudah bekerja sama dengan 36 perusahaan katering di Makkah, 13 perusahaan katering di Madinah, 19 perusahaan katering di Armina dan 2 perusahaan katering di Bandara Jeddah,” jelasnya.

Sementara untuk akomodasi, pemerintah Indonesia telah menyiapkan layanan berupa koper jamaah akan diantar hingga ke kamar hotel. Kemudian, setiap harinya para jamaah Indonesia mendapatkan air mineral 1 liter per hari, perlengkapan mandi, layanan cleaning service, mesin cuci  hingga petugas keamanan.

“Kami juga menyediakan mesin cuci bagi jamaah Indonesia, setiap seminggu sekali seprei jamaah diganti karena mereka akan tinggal 25 hari,” ucapnya.

Kemenag telah menyewa 165 hotel di Makkah dan 107 hotel di Madinah. Secara kualitas, hotel yang disewa minimal setara bintang tiga. Jarak terjauh hotel di Makkah dari Masjidil Haram adalah 4.390m.

Sedang jarak terdekat 900m. Untuk di Madinah,  jarak terjauh dari Masjid Nabawi adalah 650m.  “Semua masuk wilayah markaziah," tandasnya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement