Kamis 19 Jul 2018 11:37 WIB

Rute Makkah atau Jalur Cepat Hanya dari Soekarno Hatta

Rute Makkah akan dikembangkan di bandara lain sesuai rencana peningkatan pelayanan.

Rep: Lida Puspaningtyas / Red: Andi Nur Aminah
Jamaah haji dari Embarkasi Jakarta-Pondok Gede melalui jalur cepat keimigrasian di Bandara AMA Madinah, Selasa (17/7).
Foto: Republika/Fitriyan Zamzami
Jamaah haji dari Embarkasi Jakarta-Pondok Gede melalui jalur cepat keimigrasian di Bandara AMA Madinah, Selasa (17/7).

IHRAM.CO.ID, JAKARTA -- Rute Makkah atau jalur cepat keimigrasian jamaah haji Indonesia baru dapat dinikmati oleh jamaah yang berangkat dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta Jakarta. Mereka melakukan proses pre-clearance yakni menyelesaikan keimigrasian kedatangan di Arab Saudi di bandara keberangkatan.

Dengan menggunakan fasilitas ini, saat tiba di Arab Saudi jamaah dapat langsung masuk jalur cepat menuju bus dan akomodasi masing-masing. Rute Makkah akan dikembangkan di bandara lain sesuai dengan rencana peningkatan pelayanan.

Dilansir Arab News, jalur cepat untuk peziarah haji Indonesia telah dibuka di bandara Soekarno Hatta pada Rabu (19/7). Bersamaan dengan keberangkatan kelompok pertama dari enam kota di Indonesia, termasuk ibu kota Jakarta.

photo
Penampakan ruang tunggu untuk jamaah haji Indonesia yang melalui jalur cepat keimigrasian di Bandara Amir Muhammad bin Abdulaziz, Senin (16/7).

Sejumlah pejabat Indonesia dan Arab Saudi hadir dalam peresmian. Termasuk Duta besar Kerajaan Saudi untuk Indonesia, Osama bin Mohammed Al-Shuaibi yang hadir pada peluncuran resmi fasilitas jalur cepat pada Selasa lalu. Operator bandara Angkasa Pura telah memasang 20 stan untuk memproses jamaah haji dengan masing-masing counter diawasi oleh dua petugas imigrasi Saudi. Al-Shuaibi mengatakan ini adalah pertama kalinya proses imigrasi pre-clearance berlangsung di Jakarta.

"Jadi mereka tidak perlu melalui bea cukai saat tiba di Arab Saudi dan dapat langsung menuju bus, yang akan membawa ke akomodasi masing-masing, sementara barang-barang mereka akan ditangani dan dikirim langsung ke hotel mereka," kata Al-Shuaibi dilansir Arab News.

Ia menyampaikan inisiatif tersebut adalah langkah untuk meningkatkan layanan haji. Saudi telah memperkenalkannya tahun ini di Jakarta yang akan memberangkatkan sekitar 60 ribu peziarah. "Kami akan memperkenalkannya di empat kota pada waktu berikutnya dan akhirnya kami berharap untuk memperkenalkannya di semua embarkasi haji di Indonesia," katanya.

photo
Petugas memeriksa pasport calon jamaah haji sebelum berangkat ke Bandara Soekarno Hatta di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Rabu (18/7).

Ia mengatakan sekitar 400 peziarah menjalani pre-clearance jalur cepat dalam satu jam di bandara pada hari Selasa lalu. Sementara, Direktur Jenderal Haji dan Umrah di Kementerian Agama, Nizar Ali, mengatakan 4.486 jamaah telah berangkat dari Surakarta, Surabaya, Jakarta, Padang, Makassar dan Lombok.

Lebih dari 221 rbibu peziarah akan meninggalkan Indonesia untuk berhaji tahun ini. Keberangkatan terakhir dijadwalkan pada 14 Agustus. Maskapai penerbangan Indonesia, Garuda Indonesia akan menerbangkan sebanyak 108 ribu peziarah di 280 kelompok dari seluruh negeri.

 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement