Selasa 30 Jul 2019 18:04 WIB

Pakistan Pantau Kesesuaian Kontrak Layanan Haji Khusus

Pakistan tegas menjatuhkan sanksi bagi travel nakal.

Rep: Ratna Ajeng Tejomukti/ Red: Nashih Nashrullah
Calon jamaah haji Pakistan
Foto: The Express Tribune
Calon jamaah haji Pakistan

IHRAM.CO.ID, MAKKAH— Penyelenggara Grup Haji (HGO) sedang dipantau untuk memastikan fasilitas untuk jamaah haji khusus sesuai dengan perjanjian yang ditandatangani antara penyelenggara dan jamaah haji.

Dilansir di radio.gov.pk, Selasa (30/7), Direktur Pemantauan, Khial Zad Gul, mengatakan pihaknya akan menjatuhkan hukuman jika pelanggaran dilakukan oleh penyelenggara haji khusus.

Baca Juga

"Kami memiliki sistem pemantauan lengkap untuk memastikan implementasi perjanjian penyedia layanan," ujar dia di Makkah, Senin (29/7). 

Namun, tindakan akan dilakukan jika  ada keluhan seorang peziarah. Saat ini penyelenggara haji khusus asal Pakistan sebanyak 894 perusahaan. 

 

Dia mengatakan Kementerian Agama Pakistan sejauh ini telah memantau lebih dari tiga ratus perusahaan. Zad Ghul berharap pemantauan lebih dari 50 persen perusahaan haji akan selesai sebelum puncak haji, sementara sisanya melalui proses yang sama setelah haji.  

Khial Zad Gul, mengatakan surat pemberitahuan telah dikeluarkan untuk 180 perusahaan, sementara 92 perusahaan telah didenda karena melanggar perjanjian tersebut. 

Selain itu, pemerintah memastikan bahwa perusahaan mematuhi perjanjian. Sebelumnya mereka telah menandatangani perjanjian dengan Kementerian Agama. 

 

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement