Gubernur Sumbar Doakan Calon Haji Bisa Berhaji Tahun Depan

Rabu , 03 Jun 2020, 13:51 WIB Reporter :Febrian Fachri/ Redaktur : Ani Nursalikah
Gubernur Sumbar Doakan Calon Haji Bisa Berhaji Tahun Depan. Gubernur Sumbar Irwan Prayitno.
Gubernur Sumbar Doakan Calon Haji Bisa Berhaji Tahun Depan. Gubernur Sumbar Irwan Prayitno.

REPUBLIKA.CO.ID, PADANG - Gubernur Sumatra Barat (Sumbar) Irwan Prayitno meminta calon jamaah haji yang tidak bisa berangkat tahun ini bersabar dulu sampai tahun depan. Irwan menyebut kondisi sulit akibat virus corona yang melanda hampir seluruh negara di dunia membuat pemerintah harus mengambil kebijakan membatalkan pemberangkatan ibadah haji tahun ini.

 

Terkait

"Kepada jamaah saya harap agar tetap sabar. Ini ujian dan musibah kita bersama. Mudah-mudahan tahun depan panjang umur dan bisa pergi haji," kata Irwan kepada Republika.co.id, Rabu (3/6).

Baca Juga

Irwan menilai keputusan Menteri Agama meniadakan pemberangkatan haji tahun ini sudah tepat. Ia meminta semua jamaah haji menuruti keputusan Menag. Irwan berharap situasi krisis akibat virus corona segera berlalu supaya tahun depan jamaah calon haji bisa mewujudkan niat menunaikan rukun Islam ke lima.

"Kita ikuti saja instruksi dari Menag. Jadi yang harusnya berangkat tahun ini harus reschedule dan diberangkatkan tahun depan," ucap Irwan.

Jumlah jamaah asal Sumatra Barat yang dipastikan batal naik haji tahun ini sebanyak 4.613 orang. Dari 4.613 orang, jamaah yang sudah melunasi BPIH sebanyak 4.121 orang. Sedangkan yang belum melunasi sebanyak 492 orang.

Jamaah calon haji asal Sumbar yang harusnya berangkat tahun ini paling banyak dari Kota Padang yaitu 1.154 orang. Dari Kota Bukittinggi 296 orang, dari Kota Padang Panjang 82 orang, Kota Solok 102 orang, Kota Sawahlunto 55 orang, Kota Payakumbuh 242 orang, Kabupaten Pasaman 241 orang, Kabupaten Lima Puluh Kota 266 orang, Kabupaten Solok 173 orang, Kabupaten Padang Pariaman 242 orang, Kabupaten Pesisir Selatan 118 orang, Kabupaten Tanah Datar 248 orang, Kabupaten Sijunjung 148 orang, Kabupaten Agam 444 orang, Kabupaten Kepulauan Mentawai 24 orang, Kota Pariaman 102 orang, Kabupaten Solok Selatan 24 orang, Kabupaten Dharmasraya 276 orang dan Kabupaten Pasaman Barat 334 orang. Kemudian ada juga petugas haji daerah (PHD) sebanyak 36 orang dan Kelompok Bimbingan Ibadah Haji Umroh (KBIHU) sebanyak enam orang.

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini