Pasien Covid Naik, Pemkot Bandar Lampung Pinjam Wisma Haji

Kamis , 12 Nov 2020, 02:38 WIB Reporter :Mursalin Yasland/ Redaktur : Muhammad Hafil
Pasien Covid Naik, Pemkot Bandar Lampung Pinjam Wisma Haji. Foto: Asrama haji (Ilustrasi).
Pasien Covid Naik, Pemkot Bandar Lampung Pinjam Wisma Haji. Foto: Asrama haji (Ilustrasi).

IHRAM.CO.ID, BANDAR LAMPUNG – Jumlah pasien positif Covid-19 di Kota Bandar Lampung terus meningkat setiap harinya. Untuk itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung berencana akan meminjam Wisma Haji di Rajabasa sebagai tempat isolasi pasien.

 

Terkait

Wali Kota Bandar Lampung Herman HN mengatakan jumlah pasien konfirmasi positif terus meningkat, untuk mengantisipasinya pemkot akan meminjam Wisma Haji Rajabasa sebagai tempat isolasi pasien positif.

Baca Juga

“Kita akan pinjam (Wisma Haji), tapi memang belum diperlukan, karena tempat tidur pasien Covid-19 sekarang masih mencukupi,” kata Wali Kota Herman HN, Rabu (11/11).

Dia mengatakan, saat ini jumlah pasien positif Covid-19 masih mencukup tempat tidur yang tersedia di berbagai rumah sakit rujukan pemerintah di dalam kota. “Belum sampai penuh, mudah-mudahan masih tertampung,” ujarnya.

Menurut dia, sampai sejauh ini kebanyakan pasien positif Covid-19 masih berstatus orang tanpa gejala, sehingga banyak meminta perawatan atau isolasi mandiri di rumah saja. Namun, isolasi mandiri tersebut terus mendapat pengawasan dari tenaga kesehatan dan puskesmas setempat.

Ia menjelaskan, penambahan pasien positif Covid-19 di Kota Bandar Lampung belakangan ini, karena memang gencar perluasan kontak tracing pasien positif. Sehingga banyak masyarakat melakukan rapid test dan swab test mandiri.

Data Dinas Kesehatan Lampung, Rabu (11/11), terdapat penambahan jumlah pasien positif Covid-19 sebanyak 95 orang. Penambahan tersebut tersebar di 10 kabupaten/kota di Lampung. Dari 95 orang penambahan pasien positif tersebut, Kota Bandar Lampung terbanyak yakni 36 orang.

Secara keseluruhan, jumlah pasien positif di Kota Bandar Lampung 1.154 orang, pasien positif yang selesai isolasi (sembuh) 553 orang, dan pasien positif yang meninggal dunia 71 orang. Kota Bandar Lampung telah ditetapkan sebagai zona merah, artinya risiko kenaikan kasus tinggi.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini