Langgar Protokol Kesehatan, Masjid Faisal Disegel

Senin , 07 Dec 2020, 11:40 WIB Reporter :Dea Alvi Soraya/ Redaktur : Muhammad Hafil
Langgar Protokol Kesehatan, Masjid Faisal Disegel. Foto:  Relawan memberikan disinfektan di area Masjid Badshahi yang bersejarah menjelang bulan suci Ramadhan di Lahore, Pakistan, Rabu (22/4). Ramadhan dimulai akhir pekan ini, Muslim Muslim di seluruh dunia berusaha mencari cara bagaimana mempertahankan ritual paling dihargai di bulan yang paling suci.
Langgar Protokol Kesehatan, Masjid Faisal Disegel. Foto: Relawan memberikan disinfektan di area Masjid Badshahi yang bersejarah menjelang bulan suci Ramadhan di Lahore, Pakistan, Rabu (22/4). Ramadhan dimulai akhir pekan ini, Muslim Muslim di seluruh dunia berusaha mencari cara bagaimana mempertahankan ritual paling dihargai di bulan yang paling suci.

IHRAM.CO.ID, ISLAMABAD--Aula Masjid Faisal, Pakistan terpaksa disegel oleh pemerintah kota pada Ahad (6/12) kemarin. Masjid tersebut diketahui telah melanggar prosedur operasi standar (SOP) pencegahan Covid-19 saat pelaksanaan sholat Jumat.  

 

Terkait

Penutupan aula ini dilakukan untuk menegaskan setiap masjid untuk senantiasa menjalankan SOP yang telah ditetapkan, sekaligus memastikan agar SOP dapat dijalankan dengan baik. Akibat penyegelan ini, jamaah hanya dibolehkan melaksanakan sholat di halaman masjid.

Baca Juga

Belakangan ini, pejabat pemerintah mendesak para ulama untuk memastikan bahwa SOP diikuti di masjid untuk memperlambat penyebaran virus corona baru. Negara itu saat ini menghadapi gelombang kedua virus, yang menurut para ahli, lebih "mematikan" daripada yang pertama.

Pada Kamis (3/12), Presiden Arif Alvi mengeluarkan deklarasi untuk menghidupkan kembali SOP dalam pelaksanaan sholat berjamaah yang telah disepakati oleh imam-imam besar dan ulama dari empat mazhab di negara itu. Deklarasi bersama dikeluarkan setelah pertemuan lebih dari 86 ulama dari empat mazhab arus utama di negara itu - Barelvi, Syiah, Deobandi dan Ahle Hadis - yang berasal dari keempat provinsi, Gilgit-Baltistan dan Azad Jammu dan Kashmir.

Pertemuan tersebut juga meminta pemerintah federal dan provinsi serta partai politik negara untuk mengambil tindakan pencegahan mengingat meningkatnya bahaya virus corona. Jumlah kasus di Pakistan telah melebihi 416.000 dan tingkat positif selama 24 jam terakhir, menurut angka Dawn.com, adalah 7,9 persen

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini