Selasa 22 Dec 2020 05:28 WIB

Arab Saudi Sita 19 Juta Pil Amfetamin dari Geng Narkoba

Ada 16 orang tersangka telah ditangkap, termasuk 10 warga Saudi.

Rep: Alkhaledi Kurnialam/ Red: Muhammad Fakhruddin
Arab Saudi Sita 19 Juta Pil Amfetamin dari Geng Narkoba (ilustrasi).
Foto: jurnalpatrolinews.com
Arab Saudi Sita 19 Juta Pil Amfetamin dari Geng Narkoba (ilustrasi).

IHRAM.CO.ID,RIYADH — Aparat Keamanan Arab Saudi menggagalkan upaya penyelundupan dan pendistribusian sekitar 19 juta pil amfetamin ke Kerajaan Arab Saudi.  Penemuan ini dijelaskan Kementerian Dalam Negeri pada Senin (21/12).

Juru bicara Direktorat Jenderal Pengendalian Narkotika, Kapten Mohammed bin Khaled Al-Najidi mengatakan ada 16 orang tersangka telah ditangkap, termasuk 10 warga Saudi dan enam warga asing.

Kapten Mohammed  menyebut, dalam operasi pertama, polisi membobol sel kriminal di Riyadh yang anggotanya mahir menerima dan mendistribusikan zat narkotika. Sebanyak lima orang ditangkap dan sekitar 10 juta pil amfetamin yang disembunyikan di dalam cakram logam disita.

Operasi kedua, katanya, dilakukan di Jeddah dan polisi bekerja sama dengan Otoritas Umum Bea Cukai untuk membobol sel kriminal lain, setelah anggotanya menerima sejumlah obat-obatan. Lima warga Saudi dan lima warga negara lainnya ditangkap dengan 5,8 juta tablet amfetamin yang mereka miliki dan disembunyikan di dalam kiriman ikat pinggang.

 

Operasi terakhir di Pelabuhan Al-Haditha, di barat laut Arab Saudi dekat perbatasan dengan Yordania, di mana seorang penduduk ditangkap karena mencoba menyelundupkan 3,2 juta tablet di dalam pengiriman kentang. Kapten Al-Najidi mengatakan tindakan hukum telah diambil terhadap terdakwa.

Pada Agustus lalu juga keamanan Arab Saudi juga menggagalkan peredaran hampir 1,4 juta tablet amfetamin. Lebih dari 5.000 orang yang dicurigai menyelundupkan dan mengangkut narkotika melintasi perbatasan Kerajaan. 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement