Jumat 12 Feb 2021 09:03 WIB

Hubungan Muslim dengan Viking Melalui Temuan kata 'Allah'

Muslim dan Viking terjejak terjadi semenjak abad 9 M.

Halaman-halaman dari akun perjalanan Ibn Fadhlan dan al-Idrisi tentang Rus / Viking dan gambar Oleg dari Novgorod
Foto:

Historic first

Hubungan antara Viking dan dunia Muslim telah diketahui melalui catatan sejarah dan penemuan koin-koin yang berasal dari dunia Islam di belahan bumi utara.

Dua tahun lalu, peneliti mengkaji sebuah cincin perak yang ditemukan dari pemakaman seorang perempuan di Birka dan ditemukan kata "Allah" tertulis di atasnya.

Hasil penelitian itu mengungkap tulisan itu menggunakan tulisan Arab kuno Kufic, yang sesuai dengan naskah yang dikembangkan di kota Kufah di Irak pada abad ke-7, salah satu naskah Arab pertama yang digunakan untuk menuliskan Quran.

Apa yang membuat penemuan Larsson sangat menarik adalah bahwa pertama kalinya benda sejarah menyebut Ali yang pernah ditemukan di Skandinavia.

Viking

SUMBER GAMBAR,GABRIEL HILDEBRAND/ THE SWEDISH HISTORY MUSEUM

 
Keterangan gambar: Sebuah cincin Viking dengan tulisan "Allah" ditemukan di dalam kuburan perempuan abad ke-9 di Birka dua tahun lalu.

"Nama Ali diulang lagi dan lagi disamping Allah," kata dia.

"Saya mengetahui Ali dihormati oleh kelompok minoritas Muslim terbesar, Syiah, dan bertanya-tanya apakah ada sebuah koneksi."

Ali merupakan sepupu dan merupakan menantu Nabi Muhammad yang menikah dengan anak perempuan Nabi Muhammad, Fatima. Dia juga menjadi pemimpin keempat komunitas Muslim setelah Muhammad meninggal.

Meskipun Sunni dan Syiah menghormati Ali sebagai sahabat Muhammad yang sangat penting, dia memiliki status tinggi di kalangan Syiah, yang menganggapnya sebagai pewaris spiritual Nabi.

"Penggunaan kata Ali menunjukkan adanya sebuah koneksi dengan Syiah," kata Amir De Martino, pemimpim program studi Islam pada Islamic College di London.

"Tanpa kalimat 'wali Allah' artinya 'sahabat Allah' yang menyertai namanya mungkin bukan berasal dari budaya arus utama Syiah dan mungkin saja telah disalin dengan salah dari sesuatu yang sudah ada," tambah De Martino, yang juga merupakan pemimpin redaksi Islam Today, majalah Syiah Inggris.

"Pola yang menunjukkan Ali disamakan dengan Allah, dan karena itu ada kemungkinan kecil karena dia memiliki hubungan dengan gerakan pinggiran ekstrem yang sangat awal yang percaya tentang hal ini.

"Tapi tampaknya itu merupakan sebuah pola yang disalin secara salah."

Viking
 
Keterangan gambar: Inkripsi pada dinding di sebuah mausoleum Alevi di Bulgaria (pada bagian kanan) menunjukkan nama Allah, Muhammad dan Ali ditulis dengan huruf Arab sederhana di mana di bagian kiri ada pola mistis berwarna biru dengan tiga nama yang saling bertautan.

Sampai saat ini nama Allah dan Ali seringkali ditampilkan dalam pola-pola misterius di dalam kuburan dan buku sekte mistik Syiah seperti Alevis dan Bektashis, tetapi selalu didampingi dengan nama Muhammad. Kadang ditulis dalam huruf yang menyerupai pantulan cermin.

Tetapi tak seperti temuan Larsson, contoh-contoh ini biasanya mencantumkan dua nama yang digambarkan secara benar dan refleksi.

Bagi Larsson, penemuannya menjanjikan banyak hal di masa mendatang.

"Sekarang karena saya melihat pola Viking dengan berbeda, saya yakin saya akan menemukan lebih banyak inskripsi Islam dalam potongan-potongan yang tersisa dari ekskavasi ini, dan tekstil era Viking lain.

"Siapa tahu? Mungkin itu tampak di artefak non-tekstil juga."

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement