Rabu 24 Feb 2021 17:36 WIB

Singkawang Tiadakan Festival Cap Go Meh

Tidak ada konvoi barongsai yang mengundang kerumunan.

Singkawang Tiadakan Festival Cap Go Meh. Atraksi barongsai pada perayaan Cap Go Meh.
Foto: Abdan Syakura_Republika
Singkawang Tiadakan Festival Cap Go Meh. Atraksi barongsai pada perayaan Cap Go Meh.

IHRAM.CO.ID, PONTIANAK -- Pemerintah Kota Singkawang menyatakan tidak akan menggelar Festival Cap Go Meh tahun ini karena situasi pandemi Covid-19. "Hal itu kita tetapkan berdasarkan pertemuan dan kesepakatan bersama antara Pemkot Singkawang dan Kapolres, Dandim, Kepala Kantor Kemenag, Kepala Disparpora, Ketua Panitia Pelaksana Imlek dan CGM dan delapan majelis keagamaan yang ada di Kota Singkawang," kata Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie, Rabu (24/2).

Dia mengatakan, isi kesepakatan yang ditandatangani antara lain, pertama, menindaklanjuti surat edaran Gubernur Kalbar tentang pembatasan kegiatan masyarakat dan pelarangan sementara perayaan Cap Go Meh untuk pengendalian penyebaran Covid-19 Kalbar. Selain itu, hasil kesepakatan rapat pelaksanaan kegiatan Imlek 2572 dan Cap Go Meh 2021 22 Januari 2021 dan tanggal 26 Januari 2021 mengenai penegakan surat edaran Gubernur.

Baca Juga

Dengan demikian, tidak ada konvoi tatung, naga, barongsai dan sejenisnya yang membawa tandu, alat bunyi-bunyian serta personel yang mengundang keramaian. "Ritual keagamaan tetap diizinkan untuk dilaksanakan oleh para rohaniawan/tatung, khususnya mulai 25 Februari 2021/14 bulan 1 tahun 2572 di Altar/Shin Than/Kelenteng/Cetia/Vihara masing-masing dengan mematuhi protokol kesehatan," ujarnya.

Kemudian, pelaksanaan ritual pada hari Cap Go Meh oleh para rohaniawan/tatung pada 26 Februari 2021/15 bulan 1 tahun 2572 dilaksanakan di Altar/Shin Than atau Kelenteng/Cetia/Vihara masing-masing dengan mematuhi protokol kesehatan hingga pukul 11.00 WIB.

 

"Mengimbau umat untuk berdoa di rumah dan wilayah masing-masing," ujarnya.

Selanjutnya, kesepakatan ini berlaku mulai 22-26 Februari 2021. "Umat dan para rohaniawan khususnya untuk dapat memaklumi kesepakatan ini," katanya.

 

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement