Pahang Izinkan Lebih Banyak Aktivitas Keagamaan di Masjid

Sabtu , 20 Mar 2021, 04:00 WIB Reporter :Zahrotul Oktaviani/ Redaktur : Muhammad Hafil
Pahang Izinkan Lebih Banyak Aktivitas Keagamaan di Masjid-Surau
Pahang Izinkan Lebih Banyak Aktivitas Keagamaan di Masjid-Surau

IHRAM.CO.ID,KUANTAN -- Pemerintah Pahang mengumumkan beberapa rileksasi kegiatan keagamaan yang akan digelar di masjid dan surau. Beberapa yang diizinkan antra lain, tazkirah atau ceramah agama dan pertemuan edukatif lainnya.

 

Terkait

Menteri Besar Datuk Seri Wan Rosdy Wan Ismail mengatakan jika sebelumnya hanya ceramah Maghrib dan Subuh yang diizinkan, sekarang otoritas memutuskan memperluas izin. Kini, sesi ceramah bisa dilakukan sebelum shalat Dhuha dan Jum'at, serta kelas Alquran dan Fardu Ain.

Baca Juga

Dikutip di Bernama, Jumat (19/3), kelas Tafaqquh Fid-din, yang diselenggarakan oleh Yayasan Pahang bekerjasama dengan Departemen Agama Islam Pahang juga diperbolehkan. Pengajian Yaasin dan tahlil serta makan bersama dapat disajikan setelah ceramah dan silaturahmi.

“Langkah tersebut telah disetujui oleh Bupati Pahang Tengku Hassanal Ibrahim Alam Shah Al-Sultan Abdullah Ri'ayatuddin Al-Mustafa Billah Shah. Hal ini berlaku hingga pemberitahuan lebih lanjut, tergantung situasi pandemi COVID-19 saat ini,” ujarnya dalam sebuah pernyataan.

Ia menambahkan, relaksasi tersebut juga mencakup jumlah hadirin akad nikah di masjid. Izin diberikan sesuai dengan ruang yang telah ditentukan, dibandingkan sebelumnya hanya diperbolehkan 20 orang.

Terkait jamaah shalat Jum'at, kini otoritas mengizinkan mereka selain anak-anak berusia tujuh tahun ke atas diperbolehkan untuk melaksanakan shalat Jumat maupun sholat wajib harian.

Wan Rosdy menambahkan, hal-hal lain terkait dengan standar operasional prosedur (SOP) yang ada, seperti pemakaian masker, jarak fisik dan membawa sajadah sendiri, harus terus dipraktikkan.

“Mudah-mudahan dengan relaksasi ini kita semua bisa beribadah dengan lebih nyaman, semakin memeriahkan masjid dan surau kita,” ucapnya. 

 

 

 

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini