Keutamaan Membagikan Takjil

Senin , 26 Apr 2021, 17:19 WIB Reporter :Ali Yusuf/ Redaktur : Muhammad Hafil
Sejumlah anggota Badut Nyentrik Cimahi Bandung Sauyunan (Necis) membagikan takjil dan masker ke pengendara di Jalan Aruman, Cimahi Utara, Kota Cimahi, Jumat (23/4). Komunitas Badut Necis membagikan sedikitnya 100 paket takjil dan masker secara gratis kepada warga sebagai bentuk kepedulian serta memupuk rasa saling berbagi terhadap sesama di bulan suci Ramadhan. Foto: Republika/Abdan Syakura
Sejumlah anggota Badut Nyentrik Cimahi Bandung Sauyunan (Necis) membagikan takjil dan masker ke pengendara di Jalan Aruman, Cimahi Utara, Kota Cimahi, Jumat (23/4). Komunitas Badut Necis membagikan sedikitnya 100 paket takjil dan masker secara gratis kepada warga sebagai bentuk kepedulian serta memupuk rasa saling berbagi terhadap sesama di bulan suci Ramadhan. Foto: Republika/Abdan Syakura

IHRAM.CO.ID, JAKARTA--Sudah menjadi kebiasaan umat Islam di seluruh dunia membagi makanan untuk berbuka puasa di masjid dan mushola. Tradisi baik ini sudah ada  sejak syariat Islam diturunkan.

 

Terkait

"Tradisi sedekah sudah ada sejak syariat Islam itu di turunkan sebagai aturan kehidupan  manusia Islam, kata pemilik KBIHU Ulul Albaab Madani Tangerang - Banten KH H Yana Hadiansyah saat berbincang dengan Republika tentang kapan dimulai tradisi membagi takjil di Masjidil Haram Makkah dan Madinah.

Baca Juga

Apalagi kata KH Yana para sahabat Nabi yang pertama masuk Islam termotivasi dengan hadis-hadis Nabi tentang keutamaan Ramadhan. Nabi Bersabda bulan Ramadhan bulan milik umatku.

"Barang siapa melaksanakan ibadah sunnah di bulan Ramadhan, maka akan mendapatkan kebaikan pahala setara dengan melaksanakan Ibadah wajib di luar bulan Ramadhan. Barangsiapa yang melaksanakan Ibadah wajib di bulan Ramadhan akan di lipat gandakan dengan lipatan yang Allah kehendaki."

Selain itu KH Yana juga mengutip hadits lain tentang keutamaan Ramadhan. Nabi Muhammad bersabda. "Barang siapa memberikan Kepada seseorang yang sedang saum di bulan Ramadhan walau sebutir kurma lantas  yang saum itu berbuka di waktu berbuka denga kurma sedekah  itu, maka yang sedekahnya akan mendapatkan pahala setara dengan pahala yang saumnya dengan tidak akan mengurangi pahala yang bersangkutan plus pahala sedekah," katanya.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini