Kembali Israel Berulah di Pemukiman Palestina

Selasa , 29 Jun 2021, 17:50 WIB Redaktur : Agung Sasongko
Demonstran Palestina menggunakan ketapel untuk melemparkan batu selama protes terhadap pos terdepan pemukiman Yahudi Tepi Barat Eviatar yang dengan cepat didirikan bulan lalu, di desa Palestina Beita, dekat kota Nablus, Tepi Barat, Jumat, 25 Juni 2021.
Demonstran Palestina menggunakan ketapel untuk melemparkan batu selama protes terhadap pos terdepan pemukiman Yahudi Tepi Barat Eviatar yang dengan cepat didirikan bulan lalu, di desa Palestina Beita, dekat kota Nablus, Tepi Barat, Jumat, 25 Juni 2021.

IHRAM.CO.ID, JAKARTA -- Aparat kepolisian Israel menyerbu permukiman Silwan di Yerusalem Timur yang diduduki pada Selasa, (29/6). Menurut warga setempat, serangan Israel memicu bentrokan dengan warga Palestina di daerah Al-Bustan di permukiman tersebut.

 

Terkait

Saksi mata mengungkap, pasukan Israel menembakkan gas air mata dan peluru karet untuk membubarkan warga Palestina yang geram di tengah seruan melalui pengeras suara masjid agar warga berkumpul melindungi rumah mereka.

Baca Juga

Berdasarkan pengakuan warga setempat, pasukan Israel menghancurkan sebuah toko milik warga Palestina di daerah Al-Bustan.Tidak ada komentar dari otoritas Israel mengenai laporan tersebut.

Pejabat daerah di Silwan sebelumnya memperingatkan bahwa Israel berencana menghancurkan sekitar 100 rumah di daerah Al-Bustan, dengan dalih minimnya izin bangunan dan konstruksi taman alkitabiah di tempat mereka.

Otoritas Israel mengeluarkan perintah penghancuran 13 rumah warga Palestina di daerah Al-Bustan.

Sumber: Anadolu

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini