Senin 05 Jul 2021 08:34 WIB

Muslim Wales Utara Kecewa Pembatasan Beribadah

Mereka kecewa karena di Wales Selatan shoat umum mesih bisa dilakukan secara terbatas

Rep: Rossi Handayani/ Red: Muhammad Subarkah
Muslim Wales
Foto: google,com
Muslim Wales

IHRAM.CO.ID,  CARDIFF -- Anggota komunitas Muslim Wales Utara merasa kecewa akan pembatasan beribadah terkait aturan covid. Ini karena di Wales Selatas shalat umum masih bisa diakan meski dilakukan secara terbatas diadakan.

Banyak jamaah di Wales Utara tanpa pilihan, selain tinggal di rumah untuk kedua kalinya semenjak pandemi dimulai.

 

Diberlakukannya langkah-langkah jarak sosial, wanita dan anak-anak tidak diizinkan mendatangi masjid di Wales Utara untuk shalat Idul Fitri. Perayaan yang menandai akhir bulan suci Ramadhan pada Mei lalu.

 

Beberapa orang mempertanyakan mengapa Muslim di Wales Utara diminta untuk tinggal di rumah untuk merayakan akhir Ramadhan, sementara masjid terbuka untuk semua orang di Wales selatan.

 

"Dengan tidak adanya masjid di luar Cardiff yang menawarkan shalat bagi wanita, wanita seperti saya di pedesaan Wales tidak memiliki pilihan untuk Idul Fitri," kata seorang anggota muslim, Leena Sarah Farhat, yang berharap untuk menghadiri masjid Wrexham.

 

"Ini adalah Idul Fitri kedua yang kami alami dalam pandemi dan banyak dari kami merasa terisolasi," lanjutnya.

 

Adapun shalat Hari Raya di luar ruangan diadakan di Cardiff Castle sebagai bagian dari skema percontohan Pemerintah Wales. Di mana sekitar 500 orang berkumpul untuk beribadah bersama di acara luar ruangan.

 

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement