Mahfud MD Minta Tokoh Agama Berperan Aktif Tangani Pandemi

Jumat , 16 Jul 2021, 16:00 WIB Reporter :Ronggo Astungkoro/ Redaktur : Muhammad Hafil
Mahfud Minta Tokoh Agama Berperan Aktif Tangani Pandemi. Foto:   Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Polhukam) Mahfud MD memberikan keterangan pers terkait UU ITE di Jakarta, Jumat (11/6/2021). Dalam keterangan tersebut, Mahfud mengatakan UU ITE masih sangat diperlukan untuk mengatur lalu lintas komunikasi di dunia digital.
Mahfud Minta Tokoh Agama Berperan Aktif Tangani Pandemi. Foto: Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Polhukam) Mahfud MD memberikan keterangan pers terkait UU ITE di Jakarta, Jumat (11/6/2021). Dalam keterangan tersebut, Mahfud mengatakan UU ITE masih sangat diperlukan untuk mengatur lalu lintas komunikasi di dunia digital.

IHRAM.CO.ID,JAKARTA -- Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Mahfud MD, meminta lembaga-lembaga keagamaan dan tokoh agama berperan aktif dalam menangani pandemi. Hal tersebut ia katakan karena melihat semakin maraknya penyebaran berita bohong atau hoaks tentang Covid-19 di tengah masyarakat.

 

Terkait

"Kita harus terus berusaha sehat, ikut cara nabi, kalau ada wabah, kata nabi yang dari luar jangan masuk, yang di dalam jangan keluar, agar tidak saling menulari," ujar Mahfud dalam keterangan persnya, Jumat (16/7).

Baca Juga

Mahfud mengatakan, ulama dan tokoh agama memiliki peran penting dalam kampanye melawan pandemi Covid-19. Dia meminta para ulama dan tokoh agama untuk ikut menyelamatkan masyarakat bersama-sama dengan pemerintah dengan mengambil langkah cepat.

"Mari kita selamatkan bersama, kita ambil langkah-langkah cepat agar wabah cepat berlalu," kata Mahfud.

Dia kemudian mengapresiasi sejumlah dai dan tokoh agama yang memberikan pemahaman lewat video-video pendek di media sosial (medsos) dan kemudian menjadi viral. Salah satu contoh yang ia ambil ialah yang dilakukan Ustaz Das’ad Latief dari Makassar dan Tuan Guru Bajang dari NTB.

“Video pendek seperti itu lalu disebarkan di medsos sangat efektif untuk memberi pemahaman kepada ummat dan masyarakat,” ujar Mahfud.

Mahfud kemudian berpesan untuk orang-orang yang tidak percaya Covid-19 agar tetap berada di rumah. Itu perlu dilakukan agar mereka tidak mencelakai orang lain. "La dharara wala dhirara, jangan membahayakan diri sendiri dan jangan juga membahayakan orang lain," ujar Mahfud mengutip pesan Tuan Guru Bajang.

"Hal-hal seperti itu yang diharapkan dari lembaga-lembaga keagamaan, dari tokoh-tokoh agama agar kita lebih muda menangani pandemi," kata Mahfud.

 

 

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini