Jamaah haji Diimbau Bawa Alat Kesehatan Pribadi

Sabtu , 17 Jul 2021, 07:58 WIB Reporter :Zahrotul Oktaviani/ Redaktur : Muhammad Hafil
 Jamaah haji Diimbau Bawa Alat Kesehatan Pribadi. Foto: Ilustrasi Jamaah haji dan umroh pakai masker di masa pandemi covid-19
Jamaah haji Diimbau Bawa Alat Kesehatan Pribadi. Foto: Ilustrasi Jamaah haji dan umroh pakai masker di masa pandemi covid-19

IHRAM.CO.ID, JEDDAH -- Kepala Kesehatan Saudi mendesak jamaah yang menghadiri haji tahun ini untuk memastikan mereka membawa alat kesehatan (alkes) pribadinya. Alkes ini berupa masker, cairan sanitasi tangan, tisu, serta sajadah sebelum berangkat ke Makkah.

 

Terkait

Ibadah haji tahunan tahun ini akan dilakukan dengan jumlah jamaah yang terbatas akibat pandemi Covid-19. Musim haji akan dimulai pada 17/18 Juli dan berakhir pada 22/23 Juli.

Baca Juga

Dilansir di Arab News, Sabtu (17/7), Juru Bicara Komando Pasukan Pengamanan Haji, Brigjen. Sami Al-Shuwairekh, mengatakan pihak berwenang telah menangkap sembilan orang yang mencoba mengakses tempat-tempat suci tanpa izin. Masing-masing dikenai didenda 10.000 riyal Saudi.

Dia memperingatkan pasukan keamanan akan terus melakukan tindakan hingga 23 Juli. Tindakan hukum diberikan bagi siapa pun yang mencoba mencapai Masjidil Haram, maupun tempat-tempat suci di Mina, Muzdalifah dan Arafat tanpa izin.

Sementara itu, Menteri Urusan Islam, Saudi Sheikh Abdullatif Al-Asheikh, meluncurkan proyek pemeliharaan dan operasional yang menelan biaya lebih dari 31 juta riyal Saudi, bertepatan dengan dimulainya haji.

Inisiatif ini dilaksanakan oleh kementerian untuk memastikan pemeliharaan layanan berkualitas tinggi bagi jamaah haji. Mereka juga berupaya menerapkan langkah-langkah kesehatan dan keselamatan, yang dirancang untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Beberapa skema disiapkan termasuk proyek aplikasi untuk perangkat pintar. Tujuannya untuk membimbing dan membina jamaah.

Saudi akan menyediakan layanan Wi-Fi untuk Masjid Namira di Lembah Arafat, pemasangan 62 layar untuk menyiarkan pesan edukasi dalam berbagai bahasa, serta penyediaan 30 layar interaktif untuk perpustakaan Islam elektronik.  

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini