Pariwisata Arab Saudi Adopsi Sistem Cloud Computing

Rabu , 28 Jul 2021, 19:06 WIB Reporter :Dea Alvi Soraya/ Redaktur : Muhammad Hafil
Pariwisata Arab Saudi Adopsi Sistem Cloud Computing.  foto:   Al Ahsa Arab Saudi merupakan situs teratas di Provinsi Timur. Dengan warisan budaya dan oasis pohon kurma terbesar di dunia, situs ini bisa menjadi pilihan liburan bagi wisatawan pada musim panas.
Pariwisata Arab Saudi Adopsi Sistem Cloud Computing. foto: Al Ahsa Arab Saudi merupakan situs teratas di Provinsi Timur. Dengan warisan budaya dan oasis pohon kurma terbesar di dunia, situs ini bisa menjadi pilihan liburan bagi wisatawan pada musim panas.

IHRAM.CO.ID,RIYADH—Tourism Development Fund (TDF) mengadopsi sistem Cloud Computing Strategy (CCS), teknologi komputasi awan, hasil kerjasama dengan Oracle untuk memudahkan transaksi dengan investor dan memungkinkan investor mendapatkan keuntungan dari peluang yang menjanjikan dari sektor pariwisata Saudi.

 

Terkait

Penerapan CCS diharapkan akan meningkatkan integrasi data, meningkatkan produktivitas, mengurangi biaya, menyatukan dan memfasilitasi operasi dan memastikan komunikasi yang lancar dengan semua pemangku kepentingan, termasuk investor, donor, dan lembaga pemerintah.

Baca Juga

TDF mengatakan kerja sama dengan Oracle Cloud Infrastructure dan Oracle Fusion Cloud Applications, perusahaan manajemen basis data terbesar di dunia, akan menyediakan berbagai solusi dan berkontribusi untuk meningkatkan layanan TDF. 

Otoritas telah menyiapkan program untuk menarik pariwisata, dan telah mengaktifkan investasi pariwisata dan peran sektor swasta. Otoritas juga telah berpartisipasi dalam pameran pariwisata lokal dan internasional dan telah mengelola tujuan pemasaran, situs, rencana perjalanan, produk dan paket wisata secara internal dan eksternal.

Kampanye pemasaran dan promosi untuk tujuan wisata di Kerajaan juga telah diluncurkan, yang terakhir adalah program “Summer of Saudi Arabia”, yang diluncurkan oleh platform “Spirit of Saudi Arabia” dengan slogan “Our Summer, Your Mood”, untuk mempromosikan 11 destinasi wisata hingga akhir September, dengan lebih dari 500 pengalaman wisata, yang disediakan oleh 250 mitra swasta.

Sebelum pandemi, melalui program visa turis pada 2019, Kerajaan setidaknya telah mengeluarkan 450.000 visa turis dengan menargetkan 49 negara di tahap awal. Program ini diharapkan dapat menjadi indikator untuk mengimbangi tujuan Visi Kerajaan 2030 untuk meningkatkan jumlah kunjungan tahunan menjadi 100 juta pengunjung pada 2030, dengan 55 juta diantaranya berasal dari mancanegara, 45 juta domestik, dan 1 juta pekerja asing, untuk meningkatkan 10 persen PDB negara.  

Pariwisata adalah salah satu pilar Visi Kerajaan 2030, untuk berkontribusi pada diversifikasi basis ekonomi nasional, menarik investasi, meningkatkan sumber pendapatan, dan menyediakan kesempatan kerja bagi warga, karena sektor ini menyaksikan pertumbuhan pesat sebagai hasil dari rencana untuk memajukan sektor pariwisata.

Dalam upaya mencapai cakrawala baru bagi pariwisata lokal, tur kapal pesiar telah dimulai dari pelabuhan Jeddah untuk menemukan harta karun Laut Merah, dan mencakup banyak paket yang memungkinkan para pelancong bersenang-senang selama liburan musim panas.

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini