Kamis 29 Jul 2021 21:29 WIB

Emirates Perpanjang Penangguhan Penerbangan dari India

Emirates Perpanjang Penangguhan Penerbangan dari India Hingga Sri Lanka

Rep: Dea Alvi Soraya/ Red: Muhammad Hafil
Emirates Perpanjang Penangguhan Penerbangan dari India Hingga Sri Lanka. Foto:   Bandara Dubai di Dubai, Uni Emirat Arab.
Foto: REUTERS/Hamad I Mohammed/
Emirates Perpanjang Penangguhan Penerbangan dari India Hingga Sri Lanka. Foto: Bandara Dubai di Dubai, Uni Emirat Arab.

IHRAM.CO.ID,DUBAI—Emirates Airline mengkonfirmasi penangguhan penerbangan dari India, Pakistan, Bangladesh dan Sri Lanka yang telah diperpanjangan hingga 7 Agustus 2021 mendatang. Keputusan ini didasari lonjakan kasus corona di negara-negara tersebut, serta merebaknya virus varian Delta disana. 

Maskapai yang berbasis di Dubai membuat pernyataan di Twitter, menanggapi Rakeshramaya, seorang pelancong dari India. Dalam cuitannya, dia bertanya kepada Emirates tentang informasi terbaru mengenai penerbangan dari Mumbai ke Dubai, yang dijawab oleh Emirates bahwa penerbangan dari India ke Dubai telah diperpanjang penangguhannya.

Baca Juga

“Halo Rakeshramaya, penerbangan kami dari India ke Dubai ditangguhkan hingga 7 Agustus 2021. Harap terus pantau situs web kami untuk pembaruan perjalanan dan ketersediaan penerbangan. Terima kasih,” tulis Emirates yang dikutip di Gulf Today, Kamis (29/7).

Emirates membuat pernyataan serupa untuk Pakistan, Bangladesh dan Sri Lanka. Maskapai juga mengatakan bahwa penumpang tidak akan diizinkan untuk melakukan perjalanan ke UEA jika dia telah transit melalui India dalam 14 hari terakhir. Namun, warga Emirat, pemegang Visa Emas, dan staf misi diplomatik akan diizinkan untuk bepergian jika mereka menyetujui langkah-langkah perjalanan terbaru. 

Ini adalah 8 kategori orang yang dapat memasuki UEA meskipun penerbangan ditangguhkan, yaitu peserta dan peserta Expo 2020, Emiratis dan kerabatnya, pemegang Visa Emas, staf misi diplomatik, delegasi resmi setelah mendapat persetujuan sebelumnya dari pemerintah UEA, awak penerbangan kargo dan transit dari perusahaan asing yang memiliki tes PCR yang valid, jika tes PCR menunjukkan hasil negatif dan memenuhi protokol kesehatan yang disyaratkan. Tes dilakukan dalam waktu 48 jam sebelum penerbangan ke UEA. 

Pebisnis dan wanita bisnis juga diizinkan melakukan penerbangan, asalkan mereka memiliki persetujuan dari Otoritas Umum untuk Keamanan Pelabuhan, Perbatasan dan Zona Bebas, dan kepala komite yang lebih tinggi dari tim darurat, krisis dan manajemen bencana dari Emirat yang bersangkutan, atau orang dengan fungsi penting menurut klasifikasi Kantor Federal Kepribadian dan Kewarganegaraan.

 

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement