3 Teknis Pelaksanaan Haji Menurut Penjelasan Buya Hamka

Senin , 02 Aug 2021, 23:07 WIB Reporter :Ali Yusuf/ Redaktur : Nashih Nashrullah
Buya Hamka dalam tafsir Al-Azhar menjelaskan tiga teknis pelaksanaan haji. Ilustrasi haji
Buya Hamka dalam tafsir Al-Azhar menjelaskan tiga teknis pelaksanaan haji. Ilustrasi haji

Mulainya wukuf di Arafah hari kesembilan setelah tergelincir matahari, malamnya mabit di Muzdalifah, melontar jumrah di Mina. Setelah selesai melontarJamratul Aqabah, potonglah seekor kambing atau tujuh ekor unta (kalau awakorang mampu), bagikan dagingnya kepada fakir-miskin.  

 

Terkait

Menurut Imam syafii memotong dam itu boleh saja setelah selesai mengerjakan umroh, sebelum naik ke Arafah. Kalau kita tak sanggup, boleh diganti dengan puasa tiga hari selama haji itu dan tujuh hari tambahannya setelah selesai haji.

Haji lfrad

Yaitu haji saja, tidak diserempakkan dengan umroh  dan tidak ditamattukan dari miqat dimulai mandi dan berwudhu', lalu dipakai pakaian ihram setelah itu sholat dua rakaat. Di waktu itu dipasang niat hendak mengerjakan haji saja.  

Mungkin karena harinya telah dekat. sampai di Makkah terus mengerjakan tawaf qudum. Selesai tawaf qudum, tidak sai dan tidak bercukur atau bergunting, dan pakaian ihram terus dipakai, sampai menunggu waktu naik ke Arafah.  

Maka setelah selesai wukuf diArafah, mabit di Muzdalifah, turun melontar Jamratul Aqabah, sehabis melempar Jamratul Aqabah sesudah fajar hari ke-10 itu, sudah boleh dia bercukur atau bergunting dan menukar pakaian ihramnya dengan pakaian biasa. Saat itu bernama tahaltutawwal (bercukur, bergunting yang pertama). "Semua sudah halal kecuali bercampur dengan istri," katanya. 

Sunnat baginya sehabis melontar Jamratul Aqabah itu, segera di waktu itu juga bersegera berangkat ke Makkah melakukan tawaf dan sai selesai sai dilakukan tahallul tsani (kedua). Kalau dari tadi belum dilaku-kannya tahallul awwal sesudah sai ini dia tahallul sekaligus. 

Dengan demikian sudah halal dia bercampur dengan isterinya. Dan selesai itu segera kembali ke Mina, buat berhenti selama tiga hari. Itulah Haji lfrad, dengan demikian hajinya telah selesai.  

 

"Diapun wajib mengerjakan umroh  sekurangnya satu kali, sebab dari mulai datang dia belum melakukan umroh," katanya.