Sabtu 14 Aug 2021 11:39 WIB

Ada yang Coba Selundupkan Pil Captagon di Jeddah

1,6 juta Pil Captagon Gagal Diselundupkan di Jeddah

Rep: Zahrotul Oktaviani/ Red: Muhammad Hafil
Bea Cukai Arab Saudi telah menggagalkan upaya penyelundupan lebih dari 4,5 juta pil amfetamin yang disembunyikan dalam jeruk yang masuk melalui pelabuhan di Jeddah. Pil ini secara lokal juga dikenal sebagai captagon.
Foto: Twitter
Bea Cukai Arab Saudi telah menggagalkan upaya penyelundupan lebih dari 4,5 juta pil amfetamin yang disembunyikan dalam jeruk yang masuk melalui pelabuhan di Jeddah. Pil ini secara lokal juga dikenal sebagai captagon.

IHRAM.CO.ID,JEDDAH — Otoritas Zakat, Pajak, dan Bea Cukai (ZATCA) Saudi mengumumkan telah menggagalkan upaya penyelundupan 1.600,00 pil Captagon, yang ditemukan tersembunyi dalam kiriman di Jeddah Islamic Port, Jumat (13/8).

Pihak berwenang menjelaskan pil Captagon ini ditemukan tersembunyi di dalam lantai truk. Mereka mendeteksi keberadaan barang tersebut melalui teknik keamanan di pelabuhan.

Baca Juga

Dilansir di Saudi Gazette, Sabtu (14/8), pihak berwenang lantas menunjukkan dua orang yang berperan menerima pil captagon ini telah ditangkap.

Lebih lanjut, otoritas terkait menegaskan pihak berwenang telah melakukan yang terbaik untuk mencegah dan menggagalkan setiap upaya penyelundupan.

 

Mereka juga menekankan akan terus menyita dan memperketat kontrol bea cukai, utamanya atas semua proses impor dan memerangi penyelundupan dalam segala bentuknya.

Pekan lalu, pil Captagon yang berjumlah lebih dari 8,7 juta pil dan disembunyikan di dalam buah kakao digagalkan penyelundupannya pekan lalu.

ZATCA lantas meminta semua orang untuk berkomunikasi dan bekerjasama melaporkan informasi apa pun, yang terkait dengan kejahatan penyelundupan melalui Pusat Laporan Keamanan (1910).

Pihaknya meyakinkan menerima laporan keamanan dalam bentuk kerahasiaan penuh, serta menyiapkan hadiah berupa uang kepada mereka yang melapor dan terkonfirmasi informasi pelaporan tersebut benar.  

 

 

 

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement