Kamis 19 Aug 2021 07:23 WIB

Pendapat Ulama Al-Hajj Menjadi Surah Terunik

Al hajj adalah salah satu surat dalam Alquran.

Rep: Ali Yusuf/ Red: Muhammad Hafil
Pendapat Ulama Al-Hajj Menjadi Surah Terunik. Foto: haji
Foto: Amr Nabil/AP
Pendapat Ulama Al-Hajj Menjadi Surah Terunik. Foto: haji

IHRAM.CO.ID,JAKARTA--Para pakar tafsir menilai Al-Hajj merupakan surat lain daripada yang lain. Salah satu di antaranya surat ini diturunkan di Makkah dengan perisitiwa yang berbeda-beda.

"Pakar tafsir al-Qurthubi mengutip pendapat al-Ghaznawi yang menyatakan bahwa surat al-Hajj termasuk surat yang unik," tulis Prof Quraish Shihab dalam tafsirnya Al-Misbah.

Baca Juga

Ada yang turun malam, ada juga siang, ada ketika Nabi saw dalam perjalanan dan ada juga di tempat kediaman beliau. Ada di Makkah atau ada juga di Madinah, ada dalam keadaan damai dan ada juga saat perang.

"Serta ada yang nansikh dan juga yang mansukh, ada yang mubkam (jelas maknanya) dan ada juga yang mutasyabih (samar)," katanya.

 

Menurutnya, yang perlu dicatat bahwa walaupun surat ini berbicara tentang haji, namun ia turun sebelum ditetapkannya kewajiban itu atas umat Islam. Rukun Islam yang kelima, baru menjadi wajib setelah Nabi saw. berhijrah ke Madinah melalui ayat-ayat surah al-Baqarah dan A1 ‘Imran. 

Demikian juga dengan izin berperang. Ayat itu baru berbicara tentang izin, belum lagi perintah berperang. Peperangan pertama Nabi Muhammad saw adalah Perang Badar yang terjadi pada tahun ke II Hijrah. Surat ini adalah surat yang keseratus lima jika ditinjau dari bilangan turunnya surat-surat al-Qur’an. 

"Dia turun sesudah surah an-Nur dan sebelum surat al-Munafiqun. Jumlah ayat-ayatnya sebanyak 77 ayat, menurut perhitungan pakar-pakar qird'at Makkah dan Madinah," katanya.

Al-Biqa‘i berpendapat bahwa tujuan pokok dan tema utama surah ini adalah mendorong manusia guna mencapai ketakwaan yang mengantarnya terhindar dari putusan Ilahi yang adil guna meraih peringkat perolehan anugerah-Nya di hari berkumpulnya semua makhluk kelak di Padang Mahsyar. Dari sini menjadi sangat jelas penamaan surah ini dengan surat al-Hajj. 

"Demikian lebih kurang al-Biqa‘i," katanya.

 

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement