RIbuan Pengungsi Masih Makin Putus Asa di Bandara Kabul

Sabtu , 21 Aug 2021, 16:12 WIB Redaktur : Muhammad Subarkah
Warga Afghanistan yang dievakuasi dari Kabul tiba di pangkalan udara Torrejon di Torrejon de Ardoz, di luar Madrid.
Warga Afghanistan yang dievakuasi dari Kabul tiba di pangkalan udara Torrejon di Torrejon de Ardoz, di luar Madrid.

IHRAM.CO.ID, Suasana keputusasaan terasa semakin dalam di sekitar bandara Kabul pada hari Sabtu (21/8) dengan operasi evakuasi dalam kekacauan. Atas situasi ini Presiden AS Joe Biden pun sudah memperingatkan dia tidak dapat memprediksi hasil dari salah satu "pengangkutan udara paling sulit dalam sejarah".

 

Terkait

Enam hari setelah Taliban mengambil kembali kekuasaan di Afghanistan, arus orang yang mencoba melarikan diri terus membanjiri Kabul. Keluarga yang mengharapkan keajaiban melarikan diri berkerumun di antara kawat berduri mengelilingi tanah tak bertuan tidak resmi yang memisahkan Taliban dari pasukan AS dan sisa-sisa brigade pasukan khusus Afghanistan yang membantu mereka.

Laporan pembunuhan yang ditargetkan di daerah-daerah yang dikuasai oleh Taliban telah meningkat. Ini memicu kekhawatiran itu akan mengembalikan negara itu ke aturan represif yang diberlakukan ketika kelompok bersenjata itu terakhir berkuasa dari 1996 hingga 2001. 

Menteri Spanyol yang menyambut kedatagan pengungsi dari Afghanistan. Acara  itu untuk menyambut pesawat repatriasi Spanyol kedua dari Afghanistan telah tiba di pangkalan militer Madrid di mana para pengungsi disambut oleh Menteri Kepresidenan Spanyol Felix Bolanos. Pesawat tersebut terbang dari Kabul melalui Dubai membawa 110 orang, termasuk warga Afghanistan dan keluarga mereka.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini